Pemkot Tangsel Meminta Pusat Percepat Proyek PLTSa Cipeucang Serpong

Rabu, 29 Januari 2020 - 08:08 WIB
Pemkot Tangsel Meminta...
Pemkot Tangsel Meminta Pusat Percepat Proyek PLTSa Cipeucang Serpong
A A A
TANGERANG SELATAN - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) meminta pemerintah pusat secepatnya membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Cipeucang, Serpong mengingat masalah sampah menjadi problem besar dalam sepuluh tahun terakhir.

Permintaan itu disampaikan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany. Dia berharap rencana pembangunan PLTSa dapat segera dilakukan dan proses lelangnya bisa dipercepat pihak Kementerian Kemaritiman. “Bagi saya, masalah sampah yang belum selesai. Cita-cita saya adalah bisa mempersembahkan piala Adipura,” kata Airin kemarin.

Menurut dia, terbatasnya lahan TPA dan jumlah penduduk yang begitu banyak, sementara sampah tidak pernah berhenti menjadi masalah yang tengah dihadapi Tangsel saat ini. “Mudah-mudahan pertengahan Juni atau Juli 2020 sudah ada pemenang lelangnya dan sudah mulai progres pembangunan fisik PLTSa. InsyaAllah, progres fisiknya selesai dua tahun,” jelasnya.

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyampaikan, tahap kemajuan yang positif dari rencana pembangunan PLTSa dimana sudah masuk final business case dan tinggal menunggu proses tender. “Kalau TPA Cipeucang progresnya sudah sangat baik dalam kaitannya dengan PLTSa. Itu sudah sampai ke tahap final businesscase. Baru setelah itu dilakukan tender oleh Kementerian Kemaritiman,” ungkapnya.

Dia mengatakan, proses tender sangat penting agar proyek itu bisa berjalan. Apalagi, nilai investasi diperkirakan mencapai Rp1,8 triliun. “Jadi dananya dari investor dikoordinatori Kementerian Kemaritiman,” ujarnya.

Menurut Benyamin, produksi sampah di Tangsel perharinya mencapai 950 ton. Jumlah ini sangat cocok dengan kebutuhan PLTSa yang hanya sekitar 1.000 ton per hari. “Setiap hari sampah itu 950 ton. Itu produksi sampah, timbunan sampah di Tangsel. Makanya, kalau PLTSa pas. Mereka butuhnya 1.000 ton. Untuk kapasitas TPA Cipeucang, kalau di urut lima tahun lagi penuh itu,” jelasnya. Dia menjelaskan, luas lahan PLTSa Cipeucang saat ini sekitar 6-7 hektare. Untuk membebaskan lahan tersebut, pihaknya sudah memerintahkan setiap SKPD segera mengusulkan pengelolaan anggaran ke Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany agar segera diproses. “Saya berharap pelaksanaan tendernya bisa dipercepat,” tandasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel Toto menambahkan, sambil menunggu pembangunan PLTSa, pihaknya berencana membuat satu landfill lagi agar daya tampung TPA Cipeucang lebih lama. “Kami mau membuat penambahan landfill lagi satu, luasnya 8.000 meter persegi dan bisa menampung sekitar 16.000 ton sampah. Bisa tahan sampai tiga tahun,” sambungnya.

Selain menyiapkan pembangunan landfill, pihaknya juga tengah merapikan sampah disekitar 4-5 hektare lahan TPA yang akan dilakukan pembangunan PLTSa nanti. “Beberapa waktu lalu ada konsultan dari Korea yang mengambil sampel sampah di TPA. Dia ingin menguji kalori bakar sampahnya, sebagai bahan untuk menyusun final FS. Jadi ini untuk mengetahui daya bakar PLTSa-nya,” jelasnya.

Dia mengakui langkah sampai ke pembangunan PLTSa masih cukup panjang karena masih menunggu kajian sampah dan FS-nya disetujui untuk selanjutnya sampai ke lelang. “Kalau perusahaan yang memperkenalkan diri ke pemerintah untuk pembangunan PLTSa itu sekitar 70 perusahaan. Investasinya sekitar Rp1,8 triliun,” tukasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Pemerintah Dorong Percepatan...
Pemerintah Dorong Percepatan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah
Terdampak COVID-19,...
Terdampak COVID-19, Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Putri Cempo Dilanjutkan
Ingin Dicap Ramah Lingkungan,...
Ingin Dicap Ramah Lingkungan, Ferrari Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Tutup 3 Pembangkit Listrik...
Tutup 3 Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, Jerman Beralih ke Tenaga Matahari
Pembangkit Listrik Tenaga...
Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar di Dunia Siap Menerangi 3 Juta Rumah dan Mengirim Energi ke Singapura
Kurangi Emisi Karbon,...
Kurangi Emisi Karbon, APL Pasang Solar Panel 100,000 kWh di Medan
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
1 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
1 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
2 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
2 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
4 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
5 jam yang lalu
Infografis
Protes Proyek Nimbus-Dukung...
Protes Proyek Nimbus-Dukung Palestina, Puluhan Karyawan Dipecat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved