Banjir Mulai Surut, Wakil Wali Kota Pastikan Tidak Ada Warga Mengungsi
Jum'at, 24 Januari 2020 - 20:02 WIB
Banjir Mulai Surut, Wakil Wali Kota Pastikan Tidak Ada Warga Mengungsi
A
A
A
JAKARTA - Sedikitnya 28 titik di wilayah Jakarta Utara tergenang banjir setelah hujan deras melanda Jakarta, Jumat (24/1/2020) pagi. Meski demikian, Pemkot Jakarta Utara menegaskan tidak ada warga yang mengungsi.
Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan, saat ini genangan banjir telah berangsur menyurut di sejumlah titik. Sebelumnya genangan sempat berkisar 10-50 centimeter tercatat di beberapa titik.
“Sejauh ini belum ada warga yang diungsikan ke posko pengungsian. Begitu pun arus lalu lintas yang masih bisa dilalui kendaraan bermotor,” ujar Ali saat dikonfirmasi. (Baca juga: Diguyur Hujan Deras, 17 Titik di Jakarta Terendam Banjir)
Menurut Ali, beberapa kali seperti Kali Sunter, Kali Angke, hingga Kali Cakung Drain, hingga kini masih terpantau normal, sehingga dinilai belum perlu mengungsikan warga. Belum ada luapan atau sumbatan aliran air yang bermuara ke Laut Jawa.
Meski tidak ada warga yang mengungsi, namun Pemkot telah menyiapkan sejumlah posko pengungsian di beberapa titik. Selain itu, menyiagakan petugas operator, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH), personel Suku Dinas Perhubungan, dan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Pemkot juga telah menyiapkan segala sesuatunya jauh sebelum memasuki musim penghujan. Kesiapan mulai dari unit pompa, petugas, hingga mendata titik titik potensi genangan.
“Jadi untuk saat ini hanya tinggal melaksanakan apa yang direncanakan sebelumnya,” tukasnya. (Baca juga: Tidak Ada Pembuangan, Ketinggian Banjir di Underpass Kemayoran Capai 6 Meter)
Ia memastikan untuk saat ini seluruh unit pompa, baik stasioner maupun mobile, telah dioperasikan pada titik-titik genangan di seluruh wilayah Jakarta Utara. Termasuk menyiagakan petugas gabungan untuk mempercepat genangan surut maupun mengatur arus lalu lintas.
“Dari semalam kita juga sudah kondisikan kesiapan untuk semua posko di kecamatan dan kelurahan, juga ada pengecekan di tingkat kota,” tukasnya. (Baca juga: Sunter Tergenang Banjir, Minibus Nyaris Tenggelam)
Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan, saat ini genangan banjir telah berangsur menyurut di sejumlah titik. Sebelumnya genangan sempat berkisar 10-50 centimeter tercatat di beberapa titik.
“Sejauh ini belum ada warga yang diungsikan ke posko pengungsian. Begitu pun arus lalu lintas yang masih bisa dilalui kendaraan bermotor,” ujar Ali saat dikonfirmasi. (Baca juga: Diguyur Hujan Deras, 17 Titik di Jakarta Terendam Banjir)
Menurut Ali, beberapa kali seperti Kali Sunter, Kali Angke, hingga Kali Cakung Drain, hingga kini masih terpantau normal, sehingga dinilai belum perlu mengungsikan warga. Belum ada luapan atau sumbatan aliran air yang bermuara ke Laut Jawa.
Meski tidak ada warga yang mengungsi, namun Pemkot telah menyiapkan sejumlah posko pengungsian di beberapa titik. Selain itu, menyiagakan petugas operator, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH), personel Suku Dinas Perhubungan, dan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Pemkot juga telah menyiapkan segala sesuatunya jauh sebelum memasuki musim penghujan. Kesiapan mulai dari unit pompa, petugas, hingga mendata titik titik potensi genangan.
“Jadi untuk saat ini hanya tinggal melaksanakan apa yang direncanakan sebelumnya,” tukasnya. (Baca juga: Tidak Ada Pembuangan, Ketinggian Banjir di Underpass Kemayoran Capai 6 Meter)
Ia memastikan untuk saat ini seluruh unit pompa, baik stasioner maupun mobile, telah dioperasikan pada titik-titik genangan di seluruh wilayah Jakarta Utara. Termasuk menyiagakan petugas gabungan untuk mempercepat genangan surut maupun mengatur arus lalu lintas.
“Dari semalam kita juga sudah kondisikan kesiapan untuk semua posko di kecamatan dan kelurahan, juga ada pengecekan di tingkat kota,” tukasnya. (Baca juga: Sunter Tergenang Banjir, Minibus Nyaris Tenggelam)
(thm)