Honorer Dihapus, Pengangguran di Tangsel Bisa Membengkak 8 Ribu Orang

Kamis, 23 Januari 2020 - 16:01 WIB
Honorer Dihapus, Pengangguran...
Honorer Dihapus, Pengangguran di Tangsel Bisa Membengkak 8 Ribu Orang
A A A
TANGERANG SELATAN - Pemerintah sepakat untuk menghapuskan status honorer di semua instansi yang ada, baik pusat maupun daerah. Kebijakan itu pun langsung menuai pro-kontra.

Sebagian kalangan masih menganggap bahwa peran honorer begitu penting karena tak memadainya kuota aparatur sipil negara (ASN) yang ada. Apalagi pada sektor-sektor tertentu tenaga honorer sangat dibutuhkan, seperti tenaga pendidikan pada sektor pendidikan.

Begitu pula yang dirasakan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Kota dengan jumlah penduduk sekitar 1,6 juta jiwa ini memiliki 8 ribuan tenaga honorer. Mereka tersebar di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga Kelurahan dan Kecamatan.

Bisa dibayangkan jika 8 ribu honorer tak lagi bekerja, maka sama halnya dengan menambah jumlah tumpukan pengangguran di Kota Tangsel. Lalu dampak lain adalah terbengkalainya banyak pekerjaan karena jumlah SDM berkurang drastis.

"Pegawai honorer di Tangsel ini mencapai 8.000 jiwa, tersebar hampir di semua OPD. Mulai dari pesapon, satpam, office boy, dan yang bekerja di pelayanan," ujar Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel, Apendi, Kamis (23/1/2020). (Baca juga: Punya Ribuan THL, Pemkot Tangerang Tidak Khawatir Honorer Dihapus)

Menurut Apendi, jumlah pegawai honorer itu terbilang cukup gemuk, Namun terpaksa harus direkrut demi mengimbangi keterbatasan jumlah PNS yang ada saat ini. "Rasionya dari 1,6 juta penduduk Tangsel itu minimal ada 13 ribu ASN, tapi di kita baru 4.800 ASN. Ini sangat terbantu dengan adanya Honorer," bebernya.

Dia menyebut jika keberadaan pegawai honorer pada masing-masing OPD sangat dibutuhkan. Terlebih banyak dari mereka yang ditempatkan pada bidang pelayanan masyarakat. "Angka 8.000 itu memang cukup banyak, tapi ini untuk menutupi jumlah ASN kita yang terbatas. Masing-masing OPD punya beban kerja tinggi dan membutuhkan tenaga," ucapnya.

Dengan kebijakan baru yang diterapkan, Apendi berharap kinerja pemerintahan daerah bisa tetap terjaga. Solusi bagi para honorer pun tetap diberikan, yakni para honorer diarahkan untuk bisa mendaftar menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan ASN.

Mengacu pada Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, dinyatakan bahwa hanya ada dua jenis status kepegawaian secara nasional yaitu, ASN dan PPPK.

Guna memecahkan solusinya, Apendi mendorong kepada tenaga honorer mengikuti tes pendaftaran calon PNS dan PPPK. "Kita akan menyarankan untuk teman-teman honorer yang berusia dibawah 35 untuk mendaftar CPNS. Bagi usia honorer yang di atas 35 tahun bisa mendaftar (PPPK) sesuai ketentuan pemerintah pusat," jelasnya

Masih kata Apendi, dari ribuan tenaga honorer di Tangsel, banyak yang telah mengabdi kepada negara selama puluhan tahun. Bahkan sejak sebelum kota Tangsel itu berdiri. "Kalau mereka sampai di PHK begitu saja ya repot juga, makanya kita dorong mengikuti PPPK. Saya berdoa mudah-mudahan honorer ikut PPPK sesuai aturan," tandasnya.
(thm)
Berita Terkait
1.800 Honorer Tangsel...
1.800 Honorer Tangsel Belum Digaji sejak Januari 2026, Kini Banyak Terjerat Pinjol!
Laskar Pelangi Pemkot...
Laskar Pelangi Pemkot Makassar Bakal Jalani Tes Ulang
204 Tenaga Kontrak di...
204 Tenaga Kontrak di Pemkot Makassar Terancam Dipangkas
Ribuan Tenaga Honorer...
Ribuan Tenaga Honorer di Lingkungan Pemkot Bandung Terancam Menganggur
Plt Kepala BKPSDM yang...
Plt Kepala BKPSDM yang Baru Diharap Mampu Disiplinkan Tenaga Honorer
Pemkot Tangsel Bayar...
Pemkot Tangsel Bayar Insentif Tenaga Kesehatan Rp26,9 Miliar
Berita Terkini
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
1 jam yang lalu
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
2 jam yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
4 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
5 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
5 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved