Plt Gubernur Kepri Tinjau Limbah Minyak Hitam di Wilayah Bintan

Selasa, 21 Januari 2020 - 19:05 WIB
Plt Gubernur Kepri Tinjau...
Plt Gubernur Kepri Tinjau Limbah Minyak Hitam di Wilayah Bintan
A A A
BINTAN - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Provinsi Kepulauan Riau beserta rombongan melakukan peninjauan terkait adanya Limbah Ter (minyak hitam) yang ada di wilayah Kabupaten Bintan, Selasa (21/1).

Dalam tinjauan lapangan itu para rombongan mendatangi lokasi Tempat Penyimpanan Sementara Limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) di Nirwana Gardens Resort Lagoi.

General Manager PT Bintan Rajawali Cakrawala (PT BRC) Abdul Wahab yang merupakan pihak pengelola kawasan wisata Terpadu Lagoi mengeluhkan keberadaan limbah yang mencemari laut dan pantai Lagoi.

"Dengan adanya Limbah Ter menyebabkan berkurangnya peminat turis yang berlibur di Lagoi,"ujarnya.

Disampaikan juga, temuan minyak hitam di area pantai Lagoi sudah terjadi sejak periode November 2019 - Januari 2020 dengan total limbah yang terkumpulkan pihak pengelola sebanyak 299 drum.

Plt Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Isdianto dalam kunjungan itu menyampaikan pihaknya sebagai Pemerintah Provinsi akan mengadakan rapat koordinasi dengan pihak swasta terkait adanya limbah Ter di perairan Kabupaten Bintan.

"Kedepan diharapkan dapat membuat barier (oil bump) di garis pantai kawasan BBIR Lagoi untuk menghambat Limbah Ter sampai di Pantai.

Selain Plt Gubernur Provinsi Kepulauan Riau beserta rombongan dan pihak pengelola kawasan wisata lagoi, hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Danrem 033/ Wira Pratama, Danlantamal IV Tanjung Pinang, Danlanud Raja Haji Fisabilillah (Rhf) Tanjungpinang, Dirkrimsus Polda Kepri, Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pemprov Kepri dan Kapolres Bintan.
(pur)
Berita Terkait
Hanya 13 Perusahaan...
Hanya 13 Perusahaan Miliki Izin Buang Limbah ke Sungai
Parah! 33 Ton Limbah...
Parah! 33 Ton Limbah Medis Berbahaya RSUD Natuna Menumpuk Selama 15 Tahun
Atasi Masalah Lingkungan,...
Atasi Masalah Lingkungan, PPLI Tekankan Pemusnahan Limbah Medis
Jokowi Minta 18.000...
Jokowi Minta 18.000 Ton Limbah Medis Covid-19 Dihancurkan
Limbah B3 Medis Covid-19...
Limbah B3 Medis Covid-19 Capai 18 Juta Ton, Luhut: Sangat Bahaya Tak Ada Waktu Main-main!
DPR Desak Penyelidikan...
DPR Desak Penyelidikan Asal Usul Limbah Radioktif Cesium-137 di Cikande
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
3 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
4 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
6 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
6 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
6 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
6 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved