Pembunuh PSK di Puncak Ditangkap saat Cukur Rambut

Jum'at, 17 Januari 2020 - 17:25 WIB
Pembunuh PSK di Puncak...
Pembunuh PSK di Puncak Ditangkap saat Cukur Rambut
A A A
BOGOR - Kasus tewasnya pekerja seks komersial (PSK) berinisial R yang ditemukan di salah satu vila di kawasan Puncak tepatnya Desa Cipayung, Megamendung, Kabupaten Bogor pada malam pergantian tahun akhirnya terungkap.

Kapolres Bogor AKBP M Joni mengungkapkan dari hasil penyelidikan dan penyidikan, pelaku berinisial B ditangkap di Pasar Rancaekek, Bandung ketika sedang mencukur rambut.

Tindak penganiayaan berawal ketika B dan A serta teman-temannya asal Sumedang sedang berwisata ke kawasan Puncak dengan menggunakan mobil sewaan online pada Senin (30/1/2019)

Setibanya di Puncak, pelaku menyewa sebuah vila di Desa Cipayung, Megamendung. "Lalu pelaku berinisial B dan teman-temannya menghubungi PSK sebanyak 3 orang berinisial R (korban), P, dan D untuk menemaninya di vila," ujar Joni di Mapolres Bogor, Jumat (17/1/2020).

Setelah teman-teman lainnya pergi meninggalkan B dan R di salah satu kamar vila, pelaku melakukan hubungan intim dengan korban. "Namun, pelaku tidak puas dengan hubungan intim tersebut sehingga terjadi cekcok mulut dengan korban yang berujung penganiayaan. Saat itu juga pelaku mencekik korban hingga tidak sadarkan diri," katanya.

Kemudian, pelaku meninggalkan korban dengan menutupinya menggunakan selimut dan handuk. Setelah itu, pelaku bergegas pergi menggunakan angkot. "Setelah beberapa jam atau keesokan harinya, penjaga vila terkejut mengetahui ada seorang wanita tidak sadarkan diri di kamar. Penjaga vila berinisiatif membawa korban ke rumah sakit, namun saat dicek ternyata korban sudah meninggal," ujar Joni.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan penyelidikan yang dilakukan personel gabungan Reskrim Polres Bogor dan Polsek Megamendung langsung memburu pelaku ke Kota Bandung. "Saat itu juga berhasil ditangkap atas tuduhan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan orang meninggal. Pelaku dikenakan pasal 351 ayat 3 jo pasal 338 KUHP," ucapnya.
(jon)
Berita Terkait
Hendak Beli Ayam, Dua...
Hendak Beli Ayam, Dua Pemuda di Bogor Jadi Korban Penusukan
Komplotan Pencopet Babak...
Komplotan Pencopet Babak Belur Dihajar Massa di Cibinong
Jalanan Sepi saat PSBB...
Jalanan Sepi saat PSBB di Bogor Dimanfaatkan Pelaku Kejahatan
Polisi Selidiki Pelaku...
Polisi Selidiki Pelaku Penyerangan Mobil Milik Tim Pembalap Motor
Berlakukan Ganjil Genap...
Berlakukan Ganjil Genap Motor dan Mobil dari Jumat hingga Minggu
Warga Kelapa Nunggal...
Warga Kelapa Nunggal Digegerkan Penemuan Kerangka Manusia
Berita Terkini
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Perempuan Ditahan di Polda Jateng
20 menit yang lalu
Oknum Polisi di Jateng...
Oknum Polisi di Jateng Siksa Perempuan, Korban Disiram Air Keras hingga Dicekoki Narkoba
50 menit yang lalu
Jawa Barat Tetapkan...
Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
1 jam yang lalu
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
12 jam yang lalu
UMKM Binaan Astra Tembus...
UMKM Binaan Astra Tembus ke Luar Negeri, Omzet Petani Naik Jadi Rp11,9 Miliar
12 jam yang lalu
Anggota DPRD Jakarta...
Anggota DPRD Jakarta Sebut Flyover Latumenten Bisa Kurangi Macet 40%
12 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved