Waspadai Dampak Siklon Tropis Claudia Dua Hari ke Depan

Senin, 13 Januari 2020 - 17:34 WIB
Waspadai Dampak Siklon...
Waspadai Dampak Siklon Tropis Claudia Dua Hari ke Depan
A A A
JAKARTA - Merujuk pada peringatan dini cuaca BMKG, BNPB mengimbau warga untuk mengantisipasi dampak merugikan siklon tropis Claudia. BMKG merilis potensi hujan dengan intensitas lebat yang disertai angin kencang dan kilat hingga dua hari ke depan atau 15 Januari 2020.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo mengatakan, terkait dengan peringatan dini cuaca terkait siklon tropis Claudia, BMKG telah mengidentifikasi beberapa wilayah yang berpotensi hujan lebat maupun disertai angin kencang dan petir pada 13-15 Januari 2020. (Baca: Waspadai Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Sangihe, Sitaro dan Talaud)

"Meskipun prediksi BMKG 24 jam ke depan yang menunjukkan arah gerak menjauhi wilayah Indonesia, BPBD dan semua pihak perlu mewaspadai potensi bahaya dampak dari siklon tropis yang terpantau dapat berkecepatan lebih dari 100 km/jam ini," kata Agus Wibowo dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Senin (13/1/2020).

BMKG memantau pertumbuhan siklon tropis di perairan barat Darwin, Australia. Sirkulasi siklonik terpantau di Samudera Pasifik Timur Filipina hingga dapat berdampak ke wilayah nusantara.

BMKG juga menyebutkan konvergensi memanjang dari Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung hingga Laut Jawa bagian barat.

Sementara itu, belokan angin terdapat di Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Selat Karimata dan Kalimantan Utara.

"BMKG merilis potensi dampak cuaca di Indonesia, seperti hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Sulawesi Selatan, Bali, NTB dan NTT. Kemudian angin kencang dengan kecepatan lebih dari 37 km/jam di wilayah Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT, serta gelombang laut dengan ketinggian 2,5 - 4 meter di perairan selatan Bali hingga selatan NTB, perairan selatan Pulau Sumba, Samudera Hindia selatan Jawa TimurTimur hingga selatan NTB, perairan Pulau Sabu dan Pulau Rote," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem...
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem Mendominasi Bencana dalam 5 Tahun Terakhir
BNPB Sebut Banjir dan...
BNPB Sebut Banjir dan Cuaca Ekstrem Dominasi Pulau Jawa
Waspada Cuaca Ekstrem,...
Waspada Cuaca Ekstrem, BNPB Imbau Warga Mitigasi Bencana di Daerah Sendiri
BNPB: Modifikasi Cuaca...
BNPB: Modifikasi Cuaca Berhasil Minimalkan Cuaca Ekstrem di Jabodetabek hingga Jatim
BNPB: Cuaca Ekstrem...
BNPB: Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Longsor di 6 Wilayah Indonesia
Masuk Musim Pancaroba,...
Masuk Musim Pancaroba, Masyarakat Diminta Waspada Cuaca Ekstrem
Berita Terkini
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
50 menit yang lalu
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
2 jam yang lalu
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
2 jam yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
3 jam yang lalu
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
3 jam yang lalu
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
5 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved