10 Kecamatan di Jakarta Rawan Longsor

Kamis, 09 Januari 2020 - 21:15 WIB
10 Kecamatan di Jakarta...
10 Kecamatan di Jakarta Rawan Longsor
A A A
JAKARTA - Terdapat sepuluh kecamatan di wilayah Jakarta rawan longsor kategori menengah yang disebabkan pergeseran tanah. Delapan wilayah berada di Jakarta Selatan yakni Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, dan Pesanggrahan. Dua wilayah lainnya di Jakarta Timur yakni Kramatjati dan Pasar Rebo.

Kecamatan rawan longsor tersebut berdasarkan rilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. "Sebagian besar di daerah aliran sungai," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Subejo, Kamis (9/1/2020)

Pada musim hujan longsor sangat mudah terjadi lantaran penyebabnya curah hujan yang tinggi. Dia mengimbau masyarakat di wilayah rawan longsor selalu waspada pada musim hujan. “Sambil Pemprov DKI mengantisipasi lewat mitigasi struktural, daerah bantaran kali diperkuat dengan menanam pohon," katanya.

Antisipasi lainnya yakni Pemprov DKI dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengevaluasi tanggul rawan jebol. "Kami menemukan di banyak tempat potensi retak-retak yang bila ada tekanan besar punya risiko," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Gubernur tengah mengumpulkan semua laporan dari camat dan lurah bila ditemukan tanggul rawan jebol. Itu bukan untuk membuat khawatir melainkan menyampaikan bahwa itu semua demi mengamankan sehingga sesegera mungkin dilakukan penguatan. "Jadi harapannya bisa mencegah kejadian daripada sudah jebol baru diperbaiki," katanya.

Sebelumnya diketahui, sejumlah tanggul sungai dan laut di DKI Jakarta rawan jebol. Pemprov DKI siap mengatasi tanggul jebol tersebut meski kewenangan pemerintah pusat.

Berdasarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, terdapat dua wilayah sungai rawan jebol yaitu di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Salah satu yang sudah jebol di Kali Sunter, Jalan Cinta, Pulogadung, Jakarta Timur.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Juaini Yusuf mengatakan, telah menyiapkan berbagai penanganan seperti menyiapkan karung bronjong dan penurapan langsung seperti yang dilakukan di Kali Sunter, padahal itu kewenangan pemerintah pusat. "Kita kerjakan menggunakan anggaran darurat. Siapapun pemiliknya kita harus segera perbaiki jangan sampai ada yang jebol saat musim hujan ini," ujarnya, Kamis (9/1/2020).
(jon)
Berita Terkait
Jakarta Banjir, Tagar...
Jakarta Banjir, Tagar #AniesHero Menggema
Anies Investigasi Tanggul...
Anies Investigasi Tanggul Longsor di Ciganjur Jaksel
Sindir Anies, Warganet...
Sindir Anies, Warganet : Piagam dan Piala Seabrek Gagal Tangani Banjir
Diserang Tidak Mampu...
Diserang Tidak Mampu Atasi Banjir, Anies Justru Berterima Kasih
Cegah Banjir di Jakarta,...
Cegah Banjir di Jakarta, ini Langkah Anies Untuk Mengatasinya
Anies Sebut Aliran Sungai...
Anies Sebut Aliran Sungai Krukut Penyebab Genangan di Kemang Hingga Sudirman
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
56 menit yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
1 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
1 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
3 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved