Polisi Pastikan Korban Bangunan Roboh di Palmerah 3 Orang

Senin, 06 Januari 2020 - 14:00 WIB
Polisi Pastikan Korban...
Polisi Pastikan Korban Bangunan Roboh di Palmerah 3 Orang
A A A
JAKARTA - Polres Jakarta Barat memastikan korban akibat robohnya gedung bertingkat di Jalan Brigjen Katamso, Palmerah, sebanyak tiga orang. Seluruh korban telah menjalani perawatan di RS Tarakan dan RS Pelni.

Kapolrestro Jakarta Barat, Kombes Pol Audie Latuheru mengatkan, ada tiga korban luka akibat robohnya bangunan itu dan telah dibawa ke RS Pelni dan RS Tarakan. Untuk mengevakuasi para korban, kepolisian meminta bantuan Basarnas untuk melakukan evakuasi dan menyisir lokasi. Anjing pelacak sempat diturunkan menyisir reruntuhan.

"Enggak ada korban jiwa. Tiga korban menderita luka-luka," kata Audrie di lokasi pada Senin (6/1/2019). (Baca: Bangunan Roboh di Palmerah Sudah Miring Sejak 2 Tahun)

Audie menuturkan, akan menyelidiki penyebab pasti robohnya gedung tersebut, setelah Basarnas selesai mengevakuasi dan menyisir lokasi kejadian. Meski demikian, Satreskrim telah melakukan pengecekan dan memeriksa sejumlah saksi.

Direktur Operasional Basarnas, Brigjen TNI (Mar) Budi Purnama menambahkan, tidak ada korban tewas dalam insiden itu. Meski demikian, lanjut Budi, ada 11 korban yang telah dievakuasi. Delapan korban dievakuasi dari lantai dua bangunan minimarket, serta tiga di antaranya dievakuasi secara mandiri dari luar gedung.

"Pak Kapolres dari data korban sudah dapat dipastikan itu, tiga orang dapat lakukan evakuasi mandiri yang juga toko, lima orang kita evakusi sama-sama dari dalam gedung tadi di lantai dua. Yang lagi melintas ojol itu sudah kita evakuasi ke RS. Jadi clear," kata Budi.

Budi belum bisa memastikan bagaimana kondisi dari para korban tersebut lantaran mereka sudah dibawa ke RS Tarakan dan RS Pelni. Saat mengevakuasi, menurut Budi, pihaknya tidak melakukan dari dalam. Sebab kondisi rapuh sangat berbahaya.

"Karena enggak aman tulang-tulang gedung enggak sambung satu sama lain ini. Ini juga sudah terlalu lama dan kelihatan beton sudah lapuk dan basah. Dari engineering kita, Damkar dan Bsarnas nilai enggak aman," ujar Budi. (Baca: Kesaksian Karyawan Minimarket, Sebelum Roboh Terdengar Suara Krek)

Untuk itu, Budi menyebut pihaknya akan melakukan pemantauan kondisi bangunan dari luar menggunakan crane untuk melihat apakah masih ada korban yang terjebak di dalam bangunan. "Kita akan lakukan sekali lagi assessment pengamatan dari luar. Hanya untuk meyakinkan saja kalau di dalam sudah betul-betul enggak ada korban manusia," tegasnya.

Untuk diketahui ketiga korban yang sudah teridentifikasi yakni Febriani (27) warga Tanjung Duren Raya Nomor 2 RT 10/2 Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Kemudian, Muhammad Iqbal (37) warga Jalan Mangga IV, RT 001/02, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.Serta, Ervan Juliansyah (52) Kampung Gaga, Jalan Amil Abas Nomor 92 RT 01 RW 01, Larangan Selatan, Tangerang.
(whb)
Berita Terkait
Dua Tukang yang Tewas...
Dua Tukang yang Tewas di Rumah Tua di Benhil Murni Akibat Kecelakaan Kerja
Bangunan SMK 1 Cileungsi...
Bangunan SMK 1 Cileungsi Bogor Ambruk, 31 Siswa Dievakuasi ke Rumah Sakit
Atap Bangunan di Kampus...
Atap Bangunan di Kampus Australia Ambruk, Satu Orang Tewas
Menara Pemantau di Bengkulu...
Menara Pemantau di Bengkulu Dirobohkan, Plt Kadis PUPR: Jika Direhab Habiskan Rp14 Miliar
Gedung Ambruk di India,...
Gedung Ambruk di India, 60 Orang Lebih Ditarik Keluar Hidup-hidup
Mubazir! Menara Pemantau...
Mubazir! Menara Pemantau Senilai Rp34 Miliar di Bengkulu Bakal Dirobohkan
Berita Terkini
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
10 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
11 jam yang lalu
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
11 jam yang lalu
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
12 jam yang lalu
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
12 jam yang lalu
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
14 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved