Berangsur Surut, Cek Jalan di Jakarta yang Masih Terendam Banjir
Jum'at, 03 Januari 2020 - 18:28 WIB
Berangsur Surut, Cek Jalan di Jakarta yang Masih Terendam Banjir
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah membersihkan sebagian ruas jalan yang sempat terputus akibat banjir yang melanda Ibu Kota. Bahkan, jalan di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan yangt sempat terputus saat ini sudah bisa dilintasi kendaraan kembali.
Data itu dari Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Jumat (3/1/2020). Namun ada juga wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Barat yang belum dapat dilalui kendaraan.
Untuk wilayah Jakarta Pusat, terdapat wilayah yang belum bisa dilalui kendaraan, di antaranya Industri Sawah Besar, Gunung Sahari, Jalan Bungur Raya Kemayoran, dan Jalan Abdul Jalil.
Untuk wilayah Jakarta Barat, terdapat sejumlah titik yang belum dapat dilalui kendaraan, seperti Daan Mogot, Pesing, Tanjung Duren, Jelambar, Tambora, Kembangan, Cengkareng dan Kalideres. Adapun rincian ketinggian air dan jalan yang masih terdampak genangan dan banjir sebagai berikut.
1. Daan Mogot
- Jalan PTB Angke sekitar 20-30 cm
- Jalan Daan Mogot sekitar 30-40 cm
- Jalan Perdana sekitar 10-15 cm
- Jalan Karya sekitar 20-30 cm
2. Pesing
- Jalan Panjang arah dari Kedoya Pesing sampai dengan Duta Buah menuju Daan Mogot ketinggian air 90 cm
3. Tanjung Duren
- Jalan Tanjung Duren Barat 1
- Jalan Tanjung Duren Barat 2
- Jalan Taman Daan Mogot Raya
- Jalan Kali Sekretaris
4. Jelambar
- Jalan Satria Raya dari (TL. grogol sampai stasiun grogol)
- Jalan Satria 1, Jalan Satria 2, Jalan Satria 3, dan Jalan Satria 4, ketinggian air berkurang dari 70 cm menjadi 50 cm tetap belum bisa dilalui kendaraan
5. Tambora
- Sepanjang Jalan Tubagus Angke belum bisa dilewati kendaraan roda dua dan empat
6. Kembangan
- Arus Lalin dari Utara dan Timur ke arah Barat Jalan Pasar Minggu, ketinggian air 120 cm
- Jalan Kembangan Utara, ketinggian air sekitar 20-70 cm
- Jalan Kembangan Raya, ketinggian air sekitar 20-50 cm
7. Cengkareng
- Jalan Puskemas 1
- Jalan Puskesmas Ujung Kecamatan Cengkareng ketinggian air 50 cm, tidak dapat dilalui kendaraan roda dua atau roda empat
- Jalan Daan Mogot dekat Flyover Pesing ketinggian air 100 cm, tidak dapat dilalui kendaran roda dua atau roda empat
- Jalan Ring Road Rawa Buaya depan Terminal Kecamatan Rawa Buaya ketinggian air 80 cm, tidak dapat dilalui roda dua atau roda empat
- Jalan Ring Road Rawa Buaya depan Pasar Sentra ketinggian air 20 cm, dapat dilalui roda dua atau roda empat
- Jalan Alhikmah Rawa Buaya Kecamatan Cengkareng ketinggian air 1,2 m, tidak dapat dilalui roda dua atau roda empat
- Jalan Jambu Duri Kosambi Kecamatan Cengkareng ketinggian 30 – 50 cm, tidak dapat dilalui roda dua atau roda empat
- Jalan Ujung Aspal Duri Kosambi Kecamatan Cengkareng ketinggian 40 – 60 cm, tidak dapat dilalui roda dua atau roda empat
8. Kalideres
- Pasar Hipli ketinggian air 25 - 50 cm, belum bisa dilalui kendaraan, upaya yang dilakukan yaitu memasang rambu portable himbauan untuk mencari jalan alternatif.
Untuk wilayah Jakarta Utara, hanya wilayah Penjaringan yang belum dapat dilalui kendaraan, dengan rincian jalan sebagai berikut.
1. Jalan Teluk Gong Raya, ketinggian air 100 cm
2. Jalan Kampung Gusti, ketinggian air 100 cm
3. Jalan Kapuk Raya, ketinggian air 100 cm
4. Jalan Kapuk Muara Raya, ketinggian air 100 cm
5. Jalan Pejagalan B.K, lalu lintas dialihkan karena ada evakuasi warga terdampak banjir
6. Jalan Raya Cakung Cilincing (KBN), masih terdapat genangan kendaraan yang mengarah ke Priok dialihkan melalui jalan tol.
Data itu dari Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Jumat (3/1/2020). Namun ada juga wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Barat yang belum dapat dilalui kendaraan.
Untuk wilayah Jakarta Pusat, terdapat wilayah yang belum bisa dilalui kendaraan, di antaranya Industri Sawah Besar, Gunung Sahari, Jalan Bungur Raya Kemayoran, dan Jalan Abdul Jalil.
Untuk wilayah Jakarta Barat, terdapat sejumlah titik yang belum dapat dilalui kendaraan, seperti Daan Mogot, Pesing, Tanjung Duren, Jelambar, Tambora, Kembangan, Cengkareng dan Kalideres. Adapun rincian ketinggian air dan jalan yang masih terdampak genangan dan banjir sebagai berikut.
1. Daan Mogot
- Jalan PTB Angke sekitar 20-30 cm
- Jalan Daan Mogot sekitar 30-40 cm
- Jalan Perdana sekitar 10-15 cm
- Jalan Karya sekitar 20-30 cm
2. Pesing
- Jalan Panjang arah dari Kedoya Pesing sampai dengan Duta Buah menuju Daan Mogot ketinggian air 90 cm
3. Tanjung Duren
- Jalan Tanjung Duren Barat 1
- Jalan Tanjung Duren Barat 2
- Jalan Taman Daan Mogot Raya
- Jalan Kali Sekretaris
4. Jelambar
- Jalan Satria Raya dari (TL. grogol sampai stasiun grogol)
- Jalan Satria 1, Jalan Satria 2, Jalan Satria 3, dan Jalan Satria 4, ketinggian air berkurang dari 70 cm menjadi 50 cm tetap belum bisa dilalui kendaraan
5. Tambora
- Sepanjang Jalan Tubagus Angke belum bisa dilewati kendaraan roda dua dan empat
6. Kembangan
- Arus Lalin dari Utara dan Timur ke arah Barat Jalan Pasar Minggu, ketinggian air 120 cm
- Jalan Kembangan Utara, ketinggian air sekitar 20-70 cm
- Jalan Kembangan Raya, ketinggian air sekitar 20-50 cm
7. Cengkareng
- Jalan Puskemas 1
- Jalan Puskesmas Ujung Kecamatan Cengkareng ketinggian air 50 cm, tidak dapat dilalui kendaraan roda dua atau roda empat
- Jalan Daan Mogot dekat Flyover Pesing ketinggian air 100 cm, tidak dapat dilalui kendaran roda dua atau roda empat
- Jalan Ring Road Rawa Buaya depan Terminal Kecamatan Rawa Buaya ketinggian air 80 cm, tidak dapat dilalui roda dua atau roda empat
- Jalan Ring Road Rawa Buaya depan Pasar Sentra ketinggian air 20 cm, dapat dilalui roda dua atau roda empat
- Jalan Alhikmah Rawa Buaya Kecamatan Cengkareng ketinggian air 1,2 m, tidak dapat dilalui roda dua atau roda empat
- Jalan Jambu Duri Kosambi Kecamatan Cengkareng ketinggian 30 – 50 cm, tidak dapat dilalui roda dua atau roda empat
- Jalan Ujung Aspal Duri Kosambi Kecamatan Cengkareng ketinggian 40 – 60 cm, tidak dapat dilalui roda dua atau roda empat
8. Kalideres
- Pasar Hipli ketinggian air 25 - 50 cm, belum bisa dilalui kendaraan, upaya yang dilakukan yaitu memasang rambu portable himbauan untuk mencari jalan alternatif.
Untuk wilayah Jakarta Utara, hanya wilayah Penjaringan yang belum dapat dilalui kendaraan, dengan rincian jalan sebagai berikut.
1. Jalan Teluk Gong Raya, ketinggian air 100 cm
2. Jalan Kampung Gusti, ketinggian air 100 cm
3. Jalan Kapuk Raya, ketinggian air 100 cm
4. Jalan Kapuk Muara Raya, ketinggian air 100 cm
5. Jalan Pejagalan B.K, lalu lintas dialihkan karena ada evakuasi warga terdampak banjir
6. Jalan Raya Cakung Cilincing (KBN), masih terdapat genangan kendaraan yang mengarah ke Priok dialihkan melalui jalan tol.
(mhd)