Katulampa Siaga 3,Waspada Air Kiriman Masuk Jakarta Dini Hari Nanti
Senin, 30 Desember 2019 - 22:09 WIB
Katulampa Siaga 3,Waspada Air Kiriman Masuk Jakarta Dini Hari Nanti
A
A
A
JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta meminta warga Ibu Kota untuk mewaspadai air kiriman dari hulu pada Selasa, 31 Desember 2019 dini hari pagi. Pasalnya, BPBD mendapatkan informasi Bendungan Katulampa, Bogor, Jawa Barat berstatus Siaga 3 pada, Senin (30/12/2019) pukul 20.00 WIB.
BPBD DKI Jakarta melalui akun twitter @BPBDJakarta telah menginformasikan tinggi permukaan air Bendung Katulampa mencapai 120 cm.
Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Pintu Air Manggarai, Rohmat mengataan, informasi yang dikeluarkan BPBD DKI Jakarta menyatakan Bendungan Katulampa memasuki status Siaga 3. Sehingga tidak lama lagi air kiriman akan memasuki Pintu Air Manggarai.
"Iya, menurut BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Benacana) betul. Pasti (ada kiriman air)," kata Rohmat saat dikonfirmasi, Senin (30/12/2019).
Selanjutnya, untuk mengantisipasi masuknya air kiriman, pihaknya tengah melakukan monitoring terhadap tinggi permukaan air di Pintu Air Manggarai.
Menurutnya, hingga pukul 20.36 WIB ketinggian permukaan air di Pintu Air Manggarai masih dalam keadaan aman dengan ketinggian mencapai 580 cm.
"Ya, 600 cm (ketiggian permukaan air) ke bawah sudah normal," ujarnya.
Dia menambahkan, untuk air kiriman dari Bendungan Katulampa diprediksi bakal sampai ke Jakarta dalam kurung waktu 7 hingga 9 jam ke depan.
"Ya sekitar pukul 03.00-04.00 WIB pagi (air kiriman tiba di Manggarai). Itu tergantung (datang air ke Manggarai) bisa sampai 750 hingga 800 cm," tuturnya.
Selain memonitoring tinggi permukaan air, pihaknya pun telah menyiagakan personel yang bekerja selama 24 jam. Personel yang disiagakan untuk menjaga permukaan Pintu Air Manggarai berjumlah 7 hingga 10 orang. Namun jumlah personel dapat bertambah yergantung situasi di lapanga.
"Kalau di Pintu Air Manggarai setiap malam kita standby 7 sampai 10 personel, alat berat juga ada. Kalau memang nanti ada penambahan (air) kita sudah siapkan untuk penambahan petugas, operator juga dan supir-supir truk. Karena langsung kita angkat sampahnya," ucapnya.
BPBD DKI Jakarta melalui akun twitter @BPBDJakarta telah menginformasikan tinggi permukaan air Bendung Katulampa mencapai 120 cm.
Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Pintu Air Manggarai, Rohmat mengataan, informasi yang dikeluarkan BPBD DKI Jakarta menyatakan Bendungan Katulampa memasuki status Siaga 3. Sehingga tidak lama lagi air kiriman akan memasuki Pintu Air Manggarai.
"Iya, menurut BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Benacana) betul. Pasti (ada kiriman air)," kata Rohmat saat dikonfirmasi, Senin (30/12/2019).
Selanjutnya, untuk mengantisipasi masuknya air kiriman, pihaknya tengah melakukan monitoring terhadap tinggi permukaan air di Pintu Air Manggarai.
Menurutnya, hingga pukul 20.36 WIB ketinggian permukaan air di Pintu Air Manggarai masih dalam keadaan aman dengan ketinggian mencapai 580 cm.
"Ya, 600 cm (ketiggian permukaan air) ke bawah sudah normal," ujarnya.
Dia menambahkan, untuk air kiriman dari Bendungan Katulampa diprediksi bakal sampai ke Jakarta dalam kurung waktu 7 hingga 9 jam ke depan.
"Ya sekitar pukul 03.00-04.00 WIB pagi (air kiriman tiba di Manggarai). Itu tergantung (datang air ke Manggarai) bisa sampai 750 hingga 800 cm," tuturnya.
Selain memonitoring tinggi permukaan air, pihaknya pun telah menyiagakan personel yang bekerja selama 24 jam. Personel yang disiagakan untuk menjaga permukaan Pintu Air Manggarai berjumlah 7 hingga 10 orang. Namun jumlah personel dapat bertambah yergantung situasi di lapanga.
"Kalau di Pintu Air Manggarai setiap malam kita standby 7 sampai 10 personel, alat berat juga ada. Kalau memang nanti ada penambahan (air) kita sudah siapkan untuk penambahan petugas, operator juga dan supir-supir truk. Karena langsung kita angkat sampahnya," ucapnya.
(whb)