Amankan Natal dan Tahun Baru, Polda Metro Terjunkan 8.196 Personel
Rabu, 18 Desember 2019 - 09:27 WIB
Amankan Natal dan Tahun Baru, Polda Metro Terjunkan 8.196 Personel
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 8.196 personel Polda Metro Jaya diterjunkan untuk pengamanan perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Ribuan personel kepolisian ini akan ditempatkan di objek-objek vital kawasan Jakarta dan sekitarnya.
"Sebanyak 8.196 personel yang dikerahkan untuk mengamankan 1.559 gereja dan 1.360 titik perayaan lainnya yang biasa jadi tempat berkumpulnya masyarakat, termasuk tempat wisata," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus pada Rabu (18/12/2019).
Menurut Yusri, dari 1.559 gereja itu, ada 57 gereja yang mendapatkan skala prioritas pengamanan karena berdekatan dengan tempat ibadah lainnya. Polisi juga berkoodinasi dengan berbagai organisasi masyarakat (ormas), guna membantu pengamanan.
Selain itu, lanjut dia, ada juga pengamanan arus mudik yang diprediksi terjadi 23 Desember dan arus balik yang dipredikisi terjadi pada 1 Januari dan 2 Januari 2020. Polisi pun bakal mengoptimalkan jalan tol guna mengantisipasi kemacetan.
"Imbauan kami kepada para pemudik saat gunakan tol itu perlu kesiapan kendaraan, baik laik jalan, bahan bakar hingga bahan makanan," tuturnya.
Sejumlah rekayasa lalu lintas, termasuk contra flow disiapkan untuk diberlakukan di jam-jam tertentu. Titik pusat pergantian tahun diprediksi ada di Monas, Bundaran HI, dan Ancol."Kami imbau tak ada konvoi ataupun naik kendaraan bak terbuka. Kapolri juga menegaskan ormas dilarang sweeping, akan ada tindakan tegas. Kapolda juga sudah mengajak teman-teman ormas dan menyatakan membantu aparat menjaga toleransi beragama," ucapnya.
"Sebanyak 8.196 personel yang dikerahkan untuk mengamankan 1.559 gereja dan 1.360 titik perayaan lainnya yang biasa jadi tempat berkumpulnya masyarakat, termasuk tempat wisata," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus pada Rabu (18/12/2019).
Menurut Yusri, dari 1.559 gereja itu, ada 57 gereja yang mendapatkan skala prioritas pengamanan karena berdekatan dengan tempat ibadah lainnya. Polisi juga berkoodinasi dengan berbagai organisasi masyarakat (ormas), guna membantu pengamanan.
Selain itu, lanjut dia, ada juga pengamanan arus mudik yang diprediksi terjadi 23 Desember dan arus balik yang dipredikisi terjadi pada 1 Januari dan 2 Januari 2020. Polisi pun bakal mengoptimalkan jalan tol guna mengantisipasi kemacetan.
"Imbauan kami kepada para pemudik saat gunakan tol itu perlu kesiapan kendaraan, baik laik jalan, bahan bakar hingga bahan makanan," tuturnya.
Sejumlah rekayasa lalu lintas, termasuk contra flow disiapkan untuk diberlakukan di jam-jam tertentu. Titik pusat pergantian tahun diprediksi ada di Monas, Bundaran HI, dan Ancol."Kami imbau tak ada konvoi ataupun naik kendaraan bak terbuka. Kapolri juga menegaskan ormas dilarang sweeping, akan ada tindakan tegas. Kapolda juga sudah mengajak teman-teman ormas dan menyatakan membantu aparat menjaga toleransi beragama," ucapnya.
(whb)