Tabrak Nenek hingga Tewas, Polisi Ringkus Pengendara Harley Davidson

Minggu, 15 Desember 2019 - 20:14 WIB
Tabrak Nenek hingga...
Tabrak Nenek hingga Tewas, Polisi Ringkus Pengendara Harley Davidson
A A A
BOGOR - Polresta Bogor Kota akhirnya buka suara terkait kecelakaan lalu lintas yang menewaskan Siti Aisah (52), seorang nenek dan melukai Anya Septian (5). Meski sudah diringkus, polisi masih enggan membeberkan identitas pengendara motor gede jenis Harley Davidson B 4754 NFE itu.

"Saat melintas di jalan raya Pajajaran tepatnya depan halte RS PMI, diduga pengendara saat mengendarai kendaraannya tidak hati-hati dan antisipasi serta tidak memberikan prioritas penuh kepada penyebrang jalan," kata Paur Humas Polresta Bogor Kota Ipda Desty Irianti kepada wartawan di Bogor, Minggu (15/12/2019).

Desty mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB, saat itu kendaraan Harley Davidson melaju dari arah Warung Jambu menuju Tugu Kujang. Kendaraan tersebut menabrak dua orang penyebrang jalan yang sedang menyebrang dari arah kiri jalan menuju ke kanan jalan.

"Akibat kecelakaan lalu lantas tersebut, posisi kendaraan terjatuh serta mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang luka ringan," ungkapnya.

Dia menambahkan, hingga saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku (pengendara motor) dan mengamankan sepeda motor Harley Davidsonnya.

"Untuk sementara data yang saya peroleh dari Satlantas Polresta Bogor Kota seperti itu," tutupnya ketika dikonfirmasi terkait identitas pelaku.

Sebelumnya, diduga tertabrak motor gede (moge) jenis Harley Davidson Siti Aisah (52), seorang nenek asal Kampung Tegal Mangga, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor yang sedang menyeberang di Jalan Raya Pajajaran, tepatnya depan Rumah Sakit (RS) Palang Merah Indonesia (PMI) Bogor tewas, Minggu (15/12/2019).

Tak hanya itu, Anya Septia (5), cucunya yang saat itu hendak diajak berolahraga ke Lapangan Sempur, mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan intensif di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS PMI Bogor.

Informasi dihimpun menyebutkan kecelakaan nahas itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB saat korban bersama cucunya berangkat dari rumah seperti biasa rutin berjalan kaki untuk berolahraga ke Lapangan Sempur.

Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya depan Shelter RS PMI Bogor, berdasarkan keterangan sejumlah saksi datang motor gede (moge) dari arah Plaza Keboen Raya Bogor menuju Terminal Baranangsiang dengan kecepatan tinggi. Keduanya langsung terpental hingga sekitar 100 meter dari lokasi kejadian. Namun nyawanya tidak tertolong. Aisyah mengembuskan nafas terakhirnya saat mendapat penanganan dokter IGD.

"Iya lukanya cukup parah dibagian mulut. Suka bangun merintih bilang kepalanya pusing. Kayaknya mengalami benturan," kata Yanti, bibi dari Anya saat ditemui di RS PMI Bogor, Minggu (15/12/2019).

Menurutnya, AS akan segera dilakukan scanning pada bagian kepala untuk mengetahui adanya luka lainnya atau tidak. "Rencananya mau di scan kepalanya, parah juga soalnya menurut saksi terpental jauh," katanya.

Sementara itu jenazah Siti, kata Yanti sudah berada di rumah duka untuk kemudian dimakamkan di daerah Pasir Eurih, Ciapus, Kabupaten Bogor. (Baca juga: Diduga Tertabrak Moge, Seorang Nenek di Bogor Meninggal Dunia )
(mhd)
Berita Terkait
Banyak Korban Jiwa,...
Banyak Korban Jiwa, Kasus Kecelakaan di Jalan Tol Masih Tinggi
Hati-hati! Ini 4 Faktor...
Hati-hati! Ini 4 Faktor Utama Penyebab Kecelakaan di Jalan Tol
Kecelakaan Maut di Jalan...
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Bogor, Seorang Perempuan Tewas
Risiko Kecelakaan Lalu...
Risiko Kecelakaan Lalu Lintas Tinggi, JRP Lakukan Ini
Prancis Ganti Nama Kecelakaan...
Prancis Ganti Nama Kecelakaan Lalu Lintas Fatal Jadi Pembunuhan Lalu Lintas
Polisi Ini Rela Menambal...
Polisi Ini Rela Menambal Jalan Berlubang Demi Mencegah Lakalantas
Berita Terkini
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
2 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
3 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
4 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
4 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
7 jam yang lalu
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
7 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved