Teror Anak Kobra, Begini Tips Usir Ular dari Pemukiman

Jum'at, 13 Desember 2019 - 08:06 WIB
Teror Anak Kobra, Begini...
Teror Anak Kobra, Begini Tips Usir Ular dari Pemukiman
A A A
JAKARTA - Beberapa waktu belakangan ini, warga Jabodetabek mengeluhkan adanya anak ular kobra yang masuk ke kawasan pemukiman warga. Diminta warga tidak sembarangan mengusir atau memegang ular berbisa tersebut karena bisa berakibat fatal.

Ketua Yayasan Sioux Ular Indonesia Aji Rachmat Purwanto mengingatkan agar masyarakat tidak asal bunuh anak ular kobra yang ditemuinya. "Untuk mengurangi populasi ular kobra ini bisa dilakukan dengan teknik catch and relocationi, bukan dengan dibunuh," katanya ketika dihubungi SINDOnews, Jumat (13/12/2019).

Aji mengatakan, untuk mengurangi keberadaan anak ular kobra, warga diharapkan bisa bergotong royong membersihkan area yang tidak tertata dan jarang dijamah. Karena tumpukan material dan kebun tak terawat menjadi tempat nyman bagi ular untuk sembunyi.

"Rumah kosong di semprot dengan fogging nyamuk secara berkala agar satwa di dalam tidak betah dan berpindah," kata Aji. (Baca: Ngeri, Puluhan Anak Ular Kobra Teror Warga Citayam )

Tips selanjutnya, kata Aji, pasang jaring besi di saluran irigasi akses keluar masuk. Pohon-pohon di atas pagar di bersihkan dari akses luar.

"Lubang di pagar kompleks ditutup. Pasang pest trap untuk jebakan tikus, tikus adalah mangsa utama ular sehingga jika tikus berkurang, ular akan bergeser. Putus rantai makanan ular di kawasan hunian," tambahnya.

Bagi yang memelihara burung, selalu cek akses dengan lingkungan karena burung juga makanan ular. Tidak perlu menebar garam, karena ular tidak takut garam.

Tidak perlu menggunakan tali ijuk karena ular tidak sakit jika lewat ijuk, tetap lolos Jika menemukan ular, hati-hati dalam menangani (snake handling) sebaiknya dilakukan oleh orang yang terlatih.

"Disarankan cukup foto atau amati gerakan ularnya kemana. Lalu kirim ke group snake handler atau Snake Rescue atau Pemadam Kebakaran agar dibantu evakuasi dengan mengirim tim. Pahami katakter dan tingkah laku ular dan juga pahami manfaat serta bahayanya agar kita nyaman bertetangga dengan Ular," tutupnya.
(ysw)
Berita Terkait
Duh, Tawon Masuk dan...
Duh, Tawon Masuk dan Menggigit Mulut Pegawai Puskesmas yang Sedang Bekerja
Kunci Pintu Tak Sempurna,...
Kunci Pintu Tak Sempurna, 2 Ekor Beruang Madu Lepas dari Kandang WRC
Kelelawar Raksasa Tertangkap...
Kelelawar Raksasa Tertangkap di Depok, Netizen: Segede Manusia
Bagaimana Hewan Tahu...
Bagaimana Hewan Tahu Kapan Gilirannya Berkomunikasi?, Ini Penjelasannya
Teori Ukuran Tubuh Jantan...
Teori Ukuran Tubuh Jantan Lebih Besar dari Betina Terbantahkan
Pulang Mencari Kayu,...
Pulang Mencari Kayu, Warga Sungsang Tewas Diterkam Buaya
Berita Terkini
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
20 menit yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
25 menit yang lalu
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
31 menit yang lalu
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
42 menit yang lalu
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
51 menit yang lalu
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
2 jam yang lalu
Infografis
Tips Penting Menentukan...
Tips Penting Menentukan Pesantren yang Cocok untuk Anak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved