Integrasikan Commuter Line dan MRT, Kemenhub: Konsepnya Seperti di Jepang

Senin, 09 Desember 2019 - 14:26 WIB
Integrasikan Commuter...
Integrasikan Commuter Line dan MRT, Kemenhub: Konsepnya Seperti di Jepang
A A A
JAKARTA - PT MRT Jakarta dan PT KAI membentuk perusahan baru untuk mengelola transportasi di Jakarta. Diharapkan, dengan kerja sama ini masyarakat lebih dimudahkan menggunakan transportasi berbasih rel.

Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, saat ini pihaknya belum menentukan nama perusahaan joint venture antara PT KAI dengan PT MRT Jakarta yang baru saja menggelar penandatanganan kerjasama integrasi transportasi.

"Nanti kita rundingkan punya waktu satu bulan untuk menentukan nama. Satu bulan inject modal, habis itu kita langsung bikin kajian tadi mengenai kerja sama TOD," ujarnya di Balai Kota DKI, Senin (9/12/2019).

Ia melanjutkan, jadi nanti perusahaan join venture ini yang pertama akan mengatur pengelolaan stasiun, yaitu stasiun-stasiun di Jakarta dikelola bersama antara pemda Jakarta dengan KAI.

"Sehingga nanti diharapkan flow dari penumpang dari kereta api ke Transjakarta ke MRT itu bisa lebih nyaman," lanjutnya. (Baca: Wujudkan Transportasi kelas Dunia, Pemprov DKI Gandeng PT KAI )

Kartika menambahkan, nantinya mereka juga akan melakukan perencanaan untuk supporting development di beberapa stasiun-stasiun utama seperti contohnya di Senen dan Tanah Abang.

"Kita akan bikin konsep sehingga harapannya seperti harapan pak gubernur (DKI Jakarta) sehingga nanti masyarakat Jakarta ini akan dekat dengan transportasi umum bukan daerah yang ada mobilnya tapi dekat dengan transportasi umum," tambah Kartika.

Dengan dua perencanaan tadi, lanjutnya, kerja sama pengelolaan stasiun diharapkan dalam tiga tahun ke depan akan banyak masyarakat Jakarta yang beralih ke transportasi umum.

Konsep integrasi angkutan umum, kata Kartika nantinya akan seperti di luar negeri. Di mana, warganya dapat dengan mudah mengakses moda transportasi.

"Jadi konsepnya seperti itu seperti di Jepang, di Belanda masyarakat tuh ngumpulnya justru di tempat-tempat, titik-titik transportasi umum," tutupnya.
(ysw)
Berita Terkait
Hubungkan 5 Moda Transportasi,...
Hubungkan 5 Moda Transportasi, Pemprov DKI Resmikan JPM Dukuh Atas
Pekan Depan, Pemprov...
Pekan Depan, Pemprov DKI Luncurkan Sistem Integrasi Pembayaran Transportasi Umum
Bicara Soal Kesetaraan,...
Bicara Soal Kesetaraan, Anies: Presiden, CEO, dan Pengangguran Sejajar Naik MRT
Dishub DKI Tak Minta...
Dishub DKI Tak Minta Tambahan Subsidi Tarif Integrasi 3 Moda Transportasi Massal
Tiket Berbasis Akun...
Tiket Berbasis Akun akan Diterapkan di 3 Moda Transportasi Jakarta
Sah! Anies Terbitkan...
Sah! Anies Terbitkan Kepgub Tarif Integrasi 3 Moda Transportasi Rp10.000
Berita Terkini
Polresta Bandara Soetta...
Polresta Bandara Soetta Gerebek Pabrik Narkoba Internasional Beromzet Rp360 Miliar, Transaksi Pakai Kripto
1 jam yang lalu
KM Makmur Jaya Mati...
KM Makmur Jaya Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi
2 jam yang lalu
232 Warga Mengungsi...
232 Warga Mengungsi Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang
2 jam yang lalu
Wilayah dan Cabang Desak...
Wilayah dan Cabang Desak Perubahan Total PBNU, Minta Muktamar ke-35 NU Digelar di Jakarta
3 jam yang lalu
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
4 jam yang lalu
Ngaku Tentara saat Ditegur...
Ngaku Tentara saat Ditegur di Trotoar Depok, Pria Ini Akhirnya Minta Maaf
4 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved