Bermodal Senpi Mainan, Rampok Beraksi di Jalan Raya Pekayon
Minggu, 01 Desember 2019 - 15:17 WIB
Bermodal Senpi Mainan, Rampok Beraksi di Jalan Raya Pekayon
A
A
A
BEKASI - Dua remaja nekad merampok seorang pengendara sepeda motor di depan Fave Hotel, Jalan Raya Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Bahkan, aksi remaja dengan inisial R dan A menakuti calon korbanya dengan berbekal pistol mainan.
Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, aksi kedua remaja ini berhasil digagalkan oleh anggota Lantas yang sedang mengatur lalu lintas di lokasi kejadian.
"Untungnya ada anggota Lantas yang sigap, dan berhasil mengamankan kedua tersangka," katanya di Bekasi, Minggu (1/12/2019).
Peristiwa itu saat korban yang bernama Bella Rosa Nabila sedang menepi di pinggir jalan untuk menelpon. Namun, dikejutkan dengan kehadiran tersangka dengan menggunakan sepeda motor. Tanpa banyak bicara, salah satu tersangka langsung merebut paksa telepon gengam milik korban hingga mengakibatkan korban terjatuh hingga luka pada tangan dan lutut.
Menjadi korban kejahatan, korban berteriak minta tolong, warga yang mendengar teriakan itu langsung melakukan pengejaran. Namun, salah satu tersangka yang panik malah mengeluarkan senjata api dan berusaha menodongkanya kepada warga. Alhasil, warga yang melihat hal itu langsung mundur dan tersangka berusaha melarikan diri.
Tak ingin tersangka kabur, warga langsung melaporkan kejadian ini kepada petugas lalu lintas yang sedang mengatur lalu lintas di jalan akses ke Pondok Gede tersebut. Petugas bernama Aiptu Supriatno Bowo langsung sigap dengan memberikan informasi lewat HT bahwa ada pelaku yang akan melintas membawa senjata api.
Kemudian 8 anggota Polantas tersebut melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku. Namun, pelaku berhasil lolos ke arah Jalan Veteran dan berhasil menghilang. Namun, pelaku tertangkap oleh Brigadir Erwin Rahmat di pasar kaget saat pelaku akan menganti pakaiannya. "Karena wajah dikenali, akhirnya pelaku tertangkap," katanya.
Kepada petugas, kedua tersangka mengakui perbuatanya dan barang bukti telepon gengam berhasil diamankan telah diamankan polisi. Sementara petugas masih menginterogasi kedua tersangka tersebut.
"Setelah kita cek, senjata api yang dibawa kedua tersangka adalah mainan. Namun aksinya bukan kali pertama bagi bandit jalanan ini," tukasnya.
Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, aksi kedua remaja ini berhasil digagalkan oleh anggota Lantas yang sedang mengatur lalu lintas di lokasi kejadian.
"Untungnya ada anggota Lantas yang sigap, dan berhasil mengamankan kedua tersangka," katanya di Bekasi, Minggu (1/12/2019).
Peristiwa itu saat korban yang bernama Bella Rosa Nabila sedang menepi di pinggir jalan untuk menelpon. Namun, dikejutkan dengan kehadiran tersangka dengan menggunakan sepeda motor. Tanpa banyak bicara, salah satu tersangka langsung merebut paksa telepon gengam milik korban hingga mengakibatkan korban terjatuh hingga luka pada tangan dan lutut.
Menjadi korban kejahatan, korban berteriak minta tolong, warga yang mendengar teriakan itu langsung melakukan pengejaran. Namun, salah satu tersangka yang panik malah mengeluarkan senjata api dan berusaha menodongkanya kepada warga. Alhasil, warga yang melihat hal itu langsung mundur dan tersangka berusaha melarikan diri.
Tak ingin tersangka kabur, warga langsung melaporkan kejadian ini kepada petugas lalu lintas yang sedang mengatur lalu lintas di jalan akses ke Pondok Gede tersebut. Petugas bernama Aiptu Supriatno Bowo langsung sigap dengan memberikan informasi lewat HT bahwa ada pelaku yang akan melintas membawa senjata api.
Kemudian 8 anggota Polantas tersebut melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku. Namun, pelaku berhasil lolos ke arah Jalan Veteran dan berhasil menghilang. Namun, pelaku tertangkap oleh Brigadir Erwin Rahmat di pasar kaget saat pelaku akan menganti pakaiannya. "Karena wajah dikenali, akhirnya pelaku tertangkap," katanya.
Kepada petugas, kedua tersangka mengakui perbuatanya dan barang bukti telepon gengam berhasil diamankan telah diamankan polisi. Sementara petugas masih menginterogasi kedua tersangka tersebut.
"Setelah kita cek, senjata api yang dibawa kedua tersangka adalah mainan. Namun aksinya bukan kali pertama bagi bandit jalanan ini," tukasnya.
(mhd)