Polisi Selidiki Penyebab Kematian Tak Wajar Petugas Kebersihan DLH Bogor

Kamis, 28 November 2019 - 15:04 WIB
Polisi Selidiki Penyebab...
Polisi Selidiki Penyebab Kematian Tak Wajar Petugas Kebersihan DLH Bogor
A A A
BOGOR - Polres Bogor segera menyelidiki penyebab tewasnya Amri T (55), petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor yang dinilai meninggal tak wajar di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Citra Insani, Kampung Lebakwangi, Jalan Raya Parung, Pemagarsari, Parung, Bogor, Selasa, 26 November 2019 lalu.

"Pihak keluarga menaruh curiga atas kematian korban, dan menginginkan kepolisian melakukan autopsi di RS Kramat Jati, karena diduga adanya indikasi pembunuhan," ungkap Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Benny Cahyadi, Kamis (28/11/2019).

Benny mengatakan, secara visum luar, pihaknya belum menemukan adanya tanda-tanda luka, baik sobekan atau luka sayatan. "Tapi untuk memenuhi keinginan keluarga yang curiga dengan kabar meninggalnya korban secara mendadak, maka kita lakukan autopsi. Sehingga bisa diketahui penyebab kematian korban," katanya.

Sementara itu, informasi diperoleh kasus meninggalnya petugas kebersihan DLH Kabupaten Bogor ini mencuat setelah pihak keluarga korban asal Kampung Geleduk RT 04/03 Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang merasa kaget dihubungi orang tak dikenal menggunakan nomor ponsel korban bahwa korban meninggal dunia di RSIA Citra Insani Parung.

Saefudin (45), rekan korban mengaku, sebelum dikabarkan meninggal, korban sempat keluar dari kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan Parung dengan mengendarai motor untuk keperluan dinas."Menurut keluarga, korban membawa uang hasil tagihan uang kebersihan. Uang itu juga tidak ada. Dan pada waktu di rumah sakit ada tiga orang tak dikenal mengantar korban, satu perempuan dan dua laki-laki," katanya.

Kemudian jenazah dibawa keluarganya ke Leuwiliang. Namun setelah dicek jenazahnya di rumah diduga meninggalnya tak wajar. Karena keluarga menemukan beberapa memar pada tubuh korban. Selanjutnya pihak keluarga melaporkan ke Polsek Parung pukul 05.00 WIB dinihari dan diarahkan supaya dilakukan autopsi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk mengetahui penyebab kematiannya.

"Memang benar kita mendapat laporan dari warga Leuwiliang ada korban meninggal dunia tak wajar di wilayah Parung bernama Amri T umur 55 Tahun,” kata Kapolsek Parung, Kompol Parmin.

Parmin menjelaskan, untuk motifnya masih tahap penyelidikan dan korban masih berada di RS Polri sedang dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian. "Nanti hasil autopsi di RS Kramat Jati penyebab kematian karena apa dan sekarang belum diketahui," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Ngeri, Mayat Terbungkus...
Ngeri, Mayat Terbungkus Kantong Sampah Gegerkan Warga Bogor
31 Tahun Jadi Misteri,...
31 Tahun Jadi Misteri, Mayat Wanita Bertato Bunga Teridentifikasi
Polisi Ungkap Identitas...
Polisi Ungkap Identitas Mayat Wanita yang Alami 22 Luka Tusuk
Ngeri! Mayat Tanpa Identitas...
Ngeri! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di BKT, Diduga Korban Pembunuhan
Karo Gempar! Mayat Korban...
Karo Gempar! Mayat Korban Pembunuhan Dibuang ke Jurang
Warga Cisalak Depok...
Warga Cisalak Depok Geger, Potongan Kaki Ditemukan di Setu Pengarengan
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
4 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
4 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
5 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
5 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
6 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
9 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved