Ini Alasan Banser Gerebek Tempat Karaoke di Demak

Senin, 25 November 2019 - 05:18 WIB
Ini Alasan Banser Gerebek...
Ini Alasan Banser Gerebek Tempat Karaoke di Demak
A A A
DEMAK - Massa Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama (NU) menggerebek tempat hiburan karaoke di Kabupaten Demak Jawa Tengah. Mereka mengeluarkan peralatan sound sistem dan sejumlah botol minuman keras (miras) dari tempat hiburan tersebut.

"Ini tadi aksi spontanitas dari sebagian anggota. Kita hari ini ada agenda istigasah di Masjid (Agung Demak), bersama elemen-elemen NU," kata Kasat Korcab Banser Kabupaten Demak, Teguh Ali Irfan, Minggu (24/11/2019).

Menurutnya, massa yang bergerak menuju lokasi hiburan karaoke datang tidak bersamaan dengan jemaah istigasah. "Jadi yang ikut istigasah itu kan tidak datang bersamaan. Ada yang langsung datang ke lokasi acara, dan sebagian lainnya ini yang datang ke tempat karaoke. Dan itu spontanitas," jelasnya.

Dia melanjutkan, aksi massa tersebut dipicu oleh tindakan provokatif dari pemilik tempat hiburan karaoke. Selain itu, tempat-tempat hiburan karaoke juga dinilai menjadi ajang prostitusi terselubung dan menjual minuman keras.

"Banser itu disebut tak bernyali (terhadap pemilik usaha karaoke), karena telah menerima sesuatu. Padahal kita sama sekali enggak menerima apapun. Itulah yang membuat teman-teman merasa terpancing (melakukan razia)," katanya.

Menurut dia, aksi ini (razia) juga bukan serta merta. Sebelumnya akhir 2017, pihaknya sudah memberikan batas akhir penutupan karaoke. Tapi ternyata masih berjalan. Hingga pertengahan 2018 disahkan Perda tentang Karaoke. ”Kata Pak Bupati, untuk penutupan karaoke memang butuh tahapan-tahapan," beber dia.

Aksi massa itu mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian. "Tadi tidak ada pemilik karaoke yang keluar, makanya tak ada kontak fisik dengan mereka. Hanya saja ada beberapa pemandu karaoke juga yang kita dapati. Saya mengucapkan terima kasih kepada aparat polisi yang menjaga kamtibmas, sekaligus minta maaf jika sempat terjadi kontak fisik," tutur dia.

Sementara itu, Kapolres Demak AKBP Arief Bahtiar, enggan berkomentar mengenai aksi massa Banser. "Nanti aja ya di Polres, jangan lewat telepon," ungkapnya ketika dikonfirmasi.
(cip)
Berita Terkait
Prostitusi Online-Lokalisasi...
Prostitusi Online-Lokalisasi Berkedok Karaoke Marak di Ketapang, Warga Resah
Kisah Pasar Monyet Palabuhanratu,...
Kisah Pasar Monyet Palabuhanratu, Pernah Jadi Legenda Hiburan Malam dan Prostitusi
Masih Bertahan, Penghuni...
Masih Bertahan, Penghuni Bangunan Gang Royal Rawa Bebek Resah dan Pasrah
Banyak Maksiat, Ulama...
Banyak Maksiat, Ulama dan Jawara Desak Bupati Serang Tutup Tempat Hiburan Malam
Lokalisasi Gang Royal...
Lokalisasi Gang Royal Rawa Bebek telah Dibongkar, Ini Harapan Warga ke Pemprov DKI
Penggerebekan Tempat...
Penggerebekan Tempat Hiburan Malam di Kawasan Lokalisasi Patok Besi
Berita Terkini
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
1 jam yang lalu
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
1 jam yang lalu
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
1 jam yang lalu
Bea Cukai Priok Musnahkan...
Bea Cukai Priok Musnahkan BDN dan BTD, Selesaikan Masalah Kontainer Longstay
2 jam yang lalu
Meriah! Pengwil INI...
Meriah! Pengwil INI Jateng Gelar Peringatan HUT ke-118 Ikatan Notaris Indonesia di Solo dan Karanganyar
3 jam yang lalu
Jarak ke RS Capai 200...
Jarak ke RS Capai 200 Km, Legislator Perindo Fendi Yulianto Sumbang Ambulans untuk Warga Pesisir Selatan
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved