Bupati Kobar Terima Penghargaan Swasti Saba Padapa Kemenkes

Rabu, 20 November 2019 - 08:52 WIB
Bupati Kobar Terima...
Bupati Kobar Terima Penghargaan Swasti Saba Padapa Kemenkes
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Usai menerima penghargaan Swasti Saba Padapa dari Kementerian Kesehatan, pada Selasa (19/11/2019) di Jakarta, Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng, Nurhidayah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dan jajaran Pemkan Kobar.

Hal ini disampaikan orang nomor satu di Kobar ini dalam rilis resminya yang disampaikan melalui Diskominfo Kobar. "Alhamdulillah, kerja keras kita selama ini akhirnya membuahkan hasil membanggakan," tutur Nurhidayah.

Dalam masa kepemimpinannya, dianggap Kemenkes telah sukses membangun Kabupaten Kotawaringin Barat yang sehat, nyaman, dan bersih.

Penghargaan tertinggi sebagai kabupaten/kota sehat itu diterima langsung Bupati Hj Nurhidayah dari Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, di ruang Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Selasa, 19 November 2019.

Saat menerima penghargaan, Bupati didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotawaringin Barat Ahcmad Rois, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kotawaringin Barat Mohammad Fauzi, dan Ketua Forum Kotawaringin Barat Sehat Oktoriko Paravansa.

Bupati berharap, prestasi dua tahunan yang diraih tersebut bisa terus dipertahankan dan semakin dikembangkan. Sehingga kategori penghargaan yang diraih bisa terus meningkat. "Penghargaan yang sudah berhasil diraih ini harus menjadi penyemangat dalam memperluas cakupan tatanan penilaian kabupaten sehat.”

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat Achmad Rois mengatakan, penghargaan Swasti Saba kategori Padapa ini diberikan karena Kabupaten Kotawaringin Barat dinilai berhasil dalam penyelenggaraan kabupaten/kota yang sehat.

Ada dua tatanan yang menjadi kriteria penilaian. Pertama, tatanan kawasan pemukiman, yang meliputi sarana dan prasarana umum seperti ketersediaan tempat pembuangan akhir (TPA), tempat pembuangan sementara (TPS), dan hutan kota.

Kedua, tatanan kehidupan masyarakat sehat dan mandiri yang meliputi penyelenggaraan program dan kegiatan pola hidup sehat, taman posyandu, desa siaga, dan ditambah faktor pendukung lainnya seperti sekolah sehat, pasar yang bersih, dan ketersedian bank sampah di sejumlah titik kota. "Dari hasil penilaian itu, Pemkab Kotawaringin Barat dinilai berhasil pada taraf pemantapan dalam mewujudkan kabupaten yang sehat," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Kodim 1014 Pangkalan...
Kodim 1014 Pangkalan Bun Bantu APD ke Pemkab Kotawaringin Barat
Jadi Tersangka Korupsi...
Jadi Tersangka Korupsi Dana Pemkab Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar Langsung Ditahan
DPRD Kotawaringin Barat...
DPRD Kotawaringin Barat Apresiasi Pemkab Atas Raihan Opini WTP ke-9 Kali
Ratusan Anak Didik LPP...
Ratusan Anak Didik LPP Enter Pangkalan Bun Ikuti Ujian Sertifikasi Profesi BNSP
Idul Adha, PT KPC Salurkan...
Idul Adha, PT KPC Salurkan 9 Sapi dan 7 Kambing di Kobar dan Lamandau
Mandi di Sungai Arut...
Mandi di Sungai Arut Habis Lebaran, Karyawan Tenggelam dan Belum Ditemukan
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
26 menit yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
2 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
2 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
2 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
2 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
2 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved