Diduga Dalangi Kericuhan, Warga AMPR Geram dengan P3SRS

Jum'at, 08 November 2019 - 21:21 WIB
Diduga Dalangi Kericuhan,...
Diduga Dalangi Kericuhan, Warga AMPR Geram dengan P3SRS
A A A
JAKARTA - Sejumlah warga penghuni Apartemen Mediterania Palace Rasidences (AMPR) geram dengan ulah Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS), Khairil Poloan. Warga menilai Khairil Poloan memutarbalikan cerita kericuhan yang terjadi pada Minggu 3 November 2019.

Salah satu penghuni, Deny (39) menceritakan, kericuhan yang terjadi pada Minggu lalu itu akibat terprovokasi oleh aksi security sewaan Khairil Poloan. Mereka awalnya mencopot spanduk sosialisasi peraturan gubernur (Pergub) tentang sosialisasi P3SRS. Warga meminta agar security yang jumlahnya mencapai 85 personel itu membubarkan diri dan berhenti mencopot spanduk.

Namun, kata Deny, preman berseragam itu malah memprovokasi warga untuk menguasai pos security. Begitu mereka menguasai, aksi saling pukul pun terjadi. Hampir seluruh warga yang melihat geram dan mereka pun mundur hingga family mart yang berada dekat kantor P3SRS di halaman dasar.

"Warga semakin beringas atas aksi itu dan akhirnya menghancurkan kantor P3SRS," kata Denny di AMPR, Jumat (8/11/2019).

Lenny (75), penghuni AMPR lainnya yang terluka saat kejadian menduga bahwa 85 security itu adalah sewaan. Dia menilai bahwa semua kericuhan itu adalah terencana.

"Kenapa terencana, ya karena kami lihat sebelum kejadian si KP berkumpul di family mart memberi instruksi. Kami punya semua bukti video dan foto nya," jelasnya.

Ketua Koordinator Security AMPR, Andreas mengakui jika security yang memprovokasi warga adalah security sewaan. Menurutnya, mereka diambil dari berbagai daerah pinggir jalan seperti Tanah Abang dan sekitarnya.

"Ada koordinatornya cerita ke saya suruh merekrut security. Mereka dari Tanah Abang dan datangnya bertahap. Pertama 50, 40 dan 15," pungkasnya.

Kepala Suku Dinas Perumahan dan Pemukiman Rakyat Jakarta Pusat, Yaya Mulyarso membenarkan adanya kericuhan akibat konflik kepengurusan P3SRS AMPR itu. Menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Wali Kota Jakarta Pusat dan kepolisian telah turun ke lapangan untuk memediasi konflik itu.

"Kami bersama Wali Kota Jakarta Pusat, Polres dan Polsek sudah ke lapangan. Dan hari Rabu kemarin sudah koordinasi dengan APH (Pengembang AMPR) untuk penanganannya. Besok Senin akan ada mediasi para pihak dengan dihadiri Pemprov dan APH," katanya.

Seperti diketahui sebelumnya, kantor P3SRS yang memiliki payung hukum diserang sekelompok orang tidak dikenal pada Minggu (3/11/2019) pukul 22.00 WIB.

Ketua P3SRS Apartemen Mediterania Residences Khairil Poloan mengatakan, pelaku penyerangan kantornya itu diprediksi mencapai 20 orang lebih.

Akibat penyerangan secara brutal itu, beberapa bagian kantor seperti kaca banyak yang rusak bahkan petugas keamanan sampai ada yang terluka.

"Ada sekitar 20 orang petugas keamanan kami luka-luka. Empat orang mengalami luka di kepala dan sudah menjalani visum dan lukanya dijahit di RSCM, Jakarta Pusat," ungkapnya.
(mhd)
Berita Terkait
Pentingnya Rumah Susun...
Pentingnya Rumah Susun Lebih Luas untuk Keluarga Muda
Warga Minta Perbaikan...
Warga Minta Perbaikan Rusun Bidara Cina yang Terabaikan Sejak 1995
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Retribusi Rusun Selama Pandemi Covid-19
Serah Terima Kunci Rusun...
Serah Terima Kunci Rusun untuk Penghuni Kolong Tol
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Rumah susun Pasar Rumput...
Rumah susun Pasar Rumput Disiapkan untuk Pasien Covid-19
Berita Terkini
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
14 menit yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
23 menit yang lalu
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
3 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
4 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
5 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved