Upaya Pemkab Klungkung Wujudkan Pemukiman Layak

Jum'at, 01 November 2019 - 17:02 WIB
Upaya Pemkab Klungkung...
Upaya Pemkab Klungkung Wujudkan Pemukiman Layak
A A A
SEMARAPURA - Pemerintah Kabupaten Klungkung bekerja sama dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Bali menggelar Lokakarya Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) 2019. Lokakarya sehari dengan melibatkan sebanyak 40 peserta dari berbagai unsur ini diharapkan dapat membangun pemahaman tentang target, capaian dan kebijakan pemerintah daerah dalam penanganan kumuh di Kabupaten Klungkung.

Lokakarya dibuka Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta mewakili Bupati Klungkung di ruang rapat Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Klungkung, Selasa (29/10/2019).

Dalam sambutannya, Wabup Kasta mengatakan laju pertumbuhan penduduk telah menyebabkan berkembangnya kawasan permukiman di berbagai wilayah di Kabupaten Klungkung. Akibatnya akan muncul permasalahan pada pemenuhan standar perumahan dan kawasan permukiman yang layak.

Untuk mengatasi hal itu, Pemkab Klungkung melaksanakan penanganan perumahan dan permukiman kumuh melalui program KOTAKU. Dengan program ini diharapkan terbangun sinergitas penanganan kawasan kumuh melalui peningkatan kapasitas pemerintah dan masyarakat dan sinergitas penanganan dari komponen utama yaitu pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan filantropi lainnya. Sehingga target 100% cakupan akses air minum, mengurangi kawasan kumuh hingga 0% dan 100% akses sanitasi dapat tercapai.

“Program ini adalah upaya mewujudkan lingkungan permukiman di perkotaan yang layak huni dan berkelanjutan melalui prakarsa 100-0-100 bagi seluruh masyarakat,” ujar Wabup Kasta.

Selain itu, Wabup juga berharap kepada Tim Pendamping KOTAKU Kabupaten Klungkung dapat menjalankan program ini secara berkelanjutan, membuat inovasi dan memberikan daya manfaat secara berkesinambungan bagi masyarakat Klungkung.

Ketua Pokja Pengembangan Kawasan Permukiman Kabupaten Klungkung, I Wayan Wasta selaku menyampaikan keluaran yang diharapkan dari pelaksanaan Lokakarya ini adalah terbangunnya pemahaman tentang target, capaian dan kebijakan daerah dalam penanganan kumuh di Kabupaten Klungkung.

Tujuan lainnya yakni terpetakannya isu-isu strategis penanganan kumuh dan menentukan mekanisme koordinasi, konsolidasi dari sinergitas kolaborasi penanganan kumuh serta tersusun strategi pelaksanaan penanganan kumuh secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai stakeholder.

“Dengan kegiatan ini akan terjadi penyebarluasan informasi tentang KOTAKU dan mengkonsolidasikan peran dan tanggung jawab pemerintah daerah, pihak peduli maupun masyarakat,” ujar Kepala Baperlitbang Kabupaten Klungkung ini seraya menyebut program KOTAKU di Kabupaten Klungkung sudah dimulai sejak tahun 2016 lalu.
(atk)
Berita Terkait
Bupati Suwirta Pimpin...
Bupati Suwirta Pimpin Program Bedah Kelurahan
Dominasi Perolehan HAKI...
Dominasi Perolehan HAKI di Bali, Klungkung Jadi Tuan Rumah Penyerahan Sertifikat oleh BRIN
Program Inovasi TOSS...
Program Inovasi TOSS Center Mendapat Apresiasi Anggota Komite II DPD RI Perwakilan Bali (B-66)
Program RIF Tumbuhkan...
Program RIF Tumbuhkan UMKM Masyarakat Klungkung
Bupati Gerak Cepat menindaklanjuti...
Bupati Gerak Cepat menindaklanjuti Temuan KK Miskin di Gunaksa
Bupati Suwirta Sosialisasikan...
Bupati Suwirta Sosialisasikan IMB Bersyarat Selama Dua Hari
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
8 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
8 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
9 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
15 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
15 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
17 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Ukraina Kini...
3 Alasan Ukraina Kini Layak Disebut Sebagai Penjara Terbuka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved