3 Bulan Terakhir, Pengungsi di Mamboro Induk Palu Kesulitan Air Bersih

Selasa, 29 Oktober 2019 - 17:03 WIB
3 Bulan Terakhir, Pengungsi...
3 Bulan Terakhir, Pengungsi di Mamboro Induk Palu Kesulitan Air Bersih
A A A
PALU - Ratusan jiwa pengungsi yang tinggal di Kompleks Hunian Sementara (Huntara) di Kelurahan Mamboro Induk, Kota Palu, Sulawesi Tengah, keluhkan kesulitan mendapatkan air bersih . Pasalnya mesin pompa air yang disediakan di Huntara itu rusak dan tidak bisa lagi menyedot air bersih dari sumur.

Salah seorang pengungsi yang tinggal di Huntara itu, Lia (49) mengatakan, mereka kesulitan mendapatkan air bersih sejak tiga bulan terakhir. Menurut Lia mesin pompa air yang disediakan di Huntara tersebut tidak bisa lagi menyedot air bersih.

“Sudah tiga bulan kami disini kesulitan mendapat air bersih. Sementara kami hanya menumpang dari kantor kecamatan yang berjarak sekitar 200 meter dari huntara kami,” kata Lia.

Terbatasnya air bersih yang ada di huntara membuat kurang lebih 75 Kepala Keluarga kesulitan dalam beraktifitas, seperti memasak dan mencuci pakaian, jika ingin mencuci pakaian pengungsi yang tinggal di huntara harus kembali kerumah mereka yang hancur di terjang Tsunami 2018 silam.

Untuk membantu memenuhi air bersih pengungsi di hunian sementara itu, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Mendistribusikan enam ribu liter air bersih, di bantu Relawan ACT distribusi dilakukan dengan tertib sejumlah ibu rumah tangga membawa ember untuk mengantre.

Sumarni, salah satu pengungsi korban tsunami yang tinggal di huntara itu, mengaku sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh ACT “Alhamdulillah bantuan air bersih ACT dapat meringankan beban kami, khususnya kebutuhan air bersih kami setia harinya,” ungkapnya.

Kepala Cabang ACT Sulawesi Tengah Nurmarjani Loulembah mengemukakan, pendistribusian air bersih kembali dilakukan sejak seminggu terakhir, menjangkau Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala. Setiap hari, enam ribu liter air didistribusikan. Aksi ini merupakan kerja sama antara ACT dan blibli.com.

“Setahun pascabencana, salah satu problem yang hingga kini masih dialami oleh para penyitas adalah air bersih. Kami berharap dari bantuan air bersih ini dapat meringankan beban masyarakat masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran warga untuk peduli terhadap sesama, ” pungkasnya.

Pendistribusian air bersih tidak hanya dilakukan di hunian sementara, namun juga didistribusikan di wilayah-wilayah yang dilanda kekeringan seperti di Desa Soulowe dan Desa Maranata, Kabupaten Sigi.
(sms)
Berita Terkait
Ziarah Empat Tahun Bencana...
Ziarah Empat Tahun Bencana Gempa Palu
Deretan Gempa Bumi yang...
Deretan Gempa Bumi yang Paling Mematikan di Indonesia
Tiga Tahun Berlalu,...
Tiga Tahun Berlalu, 3.000 Lebih Korban Gempa Palu Masih Tinggal di Hunian Sementara
Gempa M5,0 Guncang Palu...
Gempa M5,0 Guncang Palu Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa Bumi Dangkal M2,6...
Gempa Bumi Dangkal M2,6 Guncang Palu, BMKG: Akibat Sesar Palu Koro
Rumah Bantuan Korban...
Rumah Bantuan Korban Bencana Gempa Palu
Berita Terkini
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
12 menit yang lalu
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
13 menit yang lalu
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
27 menit yang lalu
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
46 menit yang lalu
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
1 jam yang lalu
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
1 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved