Duh, Warga Suku Anak Dalam di Merangin Jambi Terancam Kelaparan

Kamis, 17 Oktober 2019 - 19:55 WIB
Duh, Warga Suku Anak...
Duh, Warga Suku Anak Dalam di Merangin Jambi Terancam Kelaparan
A A A
MERANGIN - Kemarau yang masih melanda mengancam sumber pangan warga Suku Anak Dalam (SAD). Akibatnya, warga SAD yang berada di Kampung Duren, Kecamatan Renah Pamenang, Kabupaten Merangin, Jambi terancam kelaparan.

Biasanya warga SAD Kebun Duren kerap berburu Babi, namun saat ini sangat sulit mendapatkan Babi. Sementara getah karet juga sangat murah, Sehingga memaksa warga SAD hanya bisa makan satu kali dalam sehari.

"Semenjak kemarau ini kami sangat kesulitan mencari Babi, apalagi getah karet juga sangat murah harganya dan kami terpaksa makan sekali dalam sehari itu juga jika kami punya beras," Jhon, Temenggung atau pemimpin SAD Kebun duren, Kamis (17/10/2019).

Selama ini warga terpaksa makan monyet hasil buruan, itu pun jika mereka dapat berburu, tapi jika tidak terpaksa hanya mengkonsumsi air putih untuk mengganjal perutnya. "Kadang kalau sudah lapar beras tidak ada, terpaksa kami cari monyet untuk di makan jika tidak dapat terpaksa hanya minum air putih saja," ujarnya lagi.

Jhon tidak tinggal diam, dan pernah mengajukan permohonan rawan pangan kepada dinas sosial namun tidak pernah ada tanggapan. "Lewat pemerintah desa saya sudah ajukan surat rawan pangan, tapi sampai saat ini tidak ada realisasinya, Saya bingung warga saya banyak berdatangan ke rumah dengan kondisi lapar," ucapnya.

Hal senada di sampaikan Betelih , Warga SAD Kebun Duren ,Keluarganya terpaksa mencari sumber makanan lain, dengan cara mencari buah sawit yang jatuh di kebun warga.

"Kadang kami mencari buah sawit yang sudah jatuh dan tidak di ambil pemiliknya, itupun hasilnya tidak seberapa hanya cukup buat beli beras satu kilo, dan kami sangat berharap ada uluran tangan pemerintah untuk membantu kesulitan kami," ucap Betelih.

Sementara itu, Samono Kepala Desa Lantak Seribu Kecamatan Renah Pamenang mengatakan bahwa pihaknya sudah mengajukan surat rawan pangan,tapi tidak juga ada realisasinya. "Sudah kita ajukan beberapa bulan yang lalu,tapi tidak ada realisasinya, padahal mereka sangat butuh makanan," ungkapnya singkat.
(nag)
Berita Terkait
Belasan Warga Suku Anak...
Belasan Warga Suku Anak Dalam Terserang Sakit Panas
Jangan Disepelekan,...
Jangan Disepelekan, Orang Rimba sudah Akrab dengan Perbankan
Momen Nadiem Makarim...
Momen Nadiem Makarim Diskusi dengan Suku Anak Dalam dan Bermalam di Hutan Jambi
Dukcapil Terbitkan 3.180...
Dukcapil Terbitkan 3.180 Dokumen Kependudukan bagi Suku Anak Dalam
2 Remaja Suku Anak Dalam...
2 Remaja Suku Anak Dalam Curi Motor, Tertangkap Sembunyi di Rawa-rawa
MBJ Bantu Suku Anak...
MBJ Bantu Suku Anak Dalam Mengenal Angka dan Aksara
Berita Terkini
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Hakim Jadwalkan Putusan Praperadilan ke-2 Roy Suryo pada 20 Juli 2026
1 jam yang lalu
Partai Perindo Hadirkan...
Partai Perindo Hadirkan Sembako Murah melalui Program Warung Kita
1 jam yang lalu
Brimob Bersenjata Jaga...
Brimob Bersenjata Jaga Ketat Gedung Promoter Polda Metro Jaya Jelang Konferensi Pers Tiga Kasus Korupsi
1 jam yang lalu
Transformasi Transportasi,...
Transformasi Transportasi, Jumlah Penumpang KAI Naik 10 Persen
2 jam yang lalu
Persoalkan Penerapan...
Persoalkan Penerapan Pasal 32 UU ITE, Roy Suryo Minta Status Tersangka Tidak Sah
3 jam yang lalu
Situasi Terkini Polda...
Situasi Terkini Polda Metro usai Penggeledahan, Brimob Bersenjata Masih Siaga
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved