Kapolda Papua Kantongi Identitas Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Satu Pekerja

Minggu, 13 Oktober 2019 - 09:50 WIB
Kapolda Papua Kantongi...
Kapolda Papua Kantongi Identitas Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Satu Pekerja
A A A
TIMIKA - Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw memerintahkan Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Direskrimum) untuk melakukan penyelidikan kasus penyerangan terhadap pekerja bangunan di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

"Saya sudah memerintahkan Direktur Reskrim Umum (Direskrimum) Polda Papua beserta penyidik, untuk membantu penanganan kasus ini," ungkap Kapolda Papua di Timika, Minggu (13/10/2019).

Terkait insiden penyerangan terhadap pekerja bangunan yang menyebabkan seorang pekerja bangunan meninggal dunia, kepolisian telah mengetahui ciri-ciri pelaku. Menurut Kapolda pelaku penyerangan terhadap sejumlah pekerja bangunan adalah anak-anak muda yang tidak memiliki pekerjaan.

"Ini dilakukan anak-anak muda yang ingin hidup enak, tapi tidak mau bekerja. Sehingga melakukan tindakan gangguan keamanan berupa perampasan dan sebagainya," ungkap Waterpauw.

Waterpauw menjelaskan, dua orang pekerja bangunan yang menjadi korban, merupakan tukang bangunan yang baru saja mengerjakan pekerjaan kamar mandi di Gereja Katolik, Kampung Woma, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Kejadian tersebut dekat dengan jembatan, samping Kampung Woma.

"Masyarakat di Kampung Woma agak sedikit tertutup. Diduga banyak melakukan kekerasan terhadap ruko-ruko saat kejadian kemarin," katanya. (Baca juga; Wamena Kembali Memanas, Sejumlah Pekerja Diserang Orang Tak Dikenal 1 Tewas )

Sebelumnya diberitakan seorang pekerja bangunan tewas ditikam orang tak dikenal (OTK) saat melintas di dekat jembatan Woma, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, pada, Sabtu 12 Oktober 2019. Pekerja bangunan bernama Deri Datu Padang (30) itu tewas setelah ditikam dibagian pinggang sebelah kanan dan mengalami pendarahan hebat.

Kapolda mengatakan, pascainsiden tersebut dia bersama Pangdam XVII Cenderawasih akan ke Wamena untuk melakukan konsolidasi dan koordinasi serta melakukan evaluasi dan penempatan pos-pos. "Saya akan ke Wamena lagi untuk melakukan koordinasi, khususnya tugas anggota polri untuk terus melakukan patroli dan lainnya," kata Waterpauw.
(wib)
Berita Terkait
Pendekatan Jokowi ke...
Pendekatan Jokowi ke Papua Harus Ditopang dengan Iklim Demokrasi
KontraS Sorot Dugaan...
KontraS Sorot Dugaan Penembakan terhadap Tiga Warga Sipil di Papua
Bentrok di Sentani Masih...
Bentrok di Sentani Masih Berlanjut, Dua Kubu Lengkapi Sajam
OPM Tembak Warga Sipil...
OPM Tembak Warga Sipil di Tembagapura, 1 Korban Kritis
3 Polisi di Papua Meninggal...
3 Polisi di Papua Meninggal usai Bentrok dengan Prajurit Yonif 755/Kostrad
Penyelesaian Papua Harus...
Penyelesaian Papua Harus dengan Pendekatan Persuasif Bukan Kekuasaan
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
1 jam yang lalu
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
2 jam yang lalu
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
3 jam yang lalu
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
5 jam yang lalu
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
5 jam yang lalu
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
5 jam yang lalu
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved