Ibunda Korban Dugaan Penganiayaan saat Unjuk Rasa Lapor ke Mabes Polri
Jum'at, 04 Oktober 2019 - 22:17 WIB
Ibunda Korban Dugaan Penganiayaan saat Unjuk Rasa Lapor ke Mabes Polri
A
A
A
JAKARTA - Keluarga Faizal Amir (21), korban dugaan penganiayaan saat mengikuti aksi unjuk rasa mahasiswa di sekitar Gedung DPR/MPR beberapa hari lalu, melapor ke Mabes Polri, Jumat (4/10/2019).
Ibunda Faizal, Siti Asmah Ratu Agung (52), mengatakan, kedatangannya bersama kuasa hukum untuk menegaskan apa yang dialami oleh anaknya merupakan kejahatan dan pelaku harus mendapatkan hukuman yang setimpal.
"Saya sebagai warga negara yang baik mau minta tolong kepada aparat keamanan, khususnya kepada Bareskrim Polri, supaya bisa mengusut tuntas siapa pelaku penganiayaan berat terhadap anak saya. Menurut saya itu sangat kejam dan tidak berperikemanusiaan," kata Siti Asmah di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Siti Asmah datang bersama kuasa hukum turut membawa bukti-bukti yang telah dikumpulkan untuk mengungkap tabir kejadian yang dialami anaknya agar semuanya jelas. Sehingga dapat menjadi pembelajaran supaya kejadian yang sama tidak terulang kembali di kemudian hari.
"Yang dibawa foto dan laporan-laporan kronologi kejadian. Visum nanti kalau polisi sudah mengatakan penyelidikan atau penydikan. Itu urusan polisi, urusan saya yang penting saya melaporkan dulu," katanya.
Saat ditanya soal kondisi terkini Faizal, Siti menjawab kondisi anaknya itu dalam keadaan baik, namun masih harus menjalani perawatan hingga 3-6 bulan ke depan.
"Alhamdulillah sudah membaik. Rencananya dipindahkan dari rumah sakit ke rumah sehat karena rumah sakit banyak penyakit, jadi dia harus dipindahkan dulu ke rumah sehat dengan didampingi oleh perawat. Karena perawatan Faisal masih panjang," pungkasnya.
Ibunda Faizal, Siti Asmah Ratu Agung (52), mengatakan, kedatangannya bersama kuasa hukum untuk menegaskan apa yang dialami oleh anaknya merupakan kejahatan dan pelaku harus mendapatkan hukuman yang setimpal.
"Saya sebagai warga negara yang baik mau minta tolong kepada aparat keamanan, khususnya kepada Bareskrim Polri, supaya bisa mengusut tuntas siapa pelaku penganiayaan berat terhadap anak saya. Menurut saya itu sangat kejam dan tidak berperikemanusiaan," kata Siti Asmah di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Siti Asmah datang bersama kuasa hukum turut membawa bukti-bukti yang telah dikumpulkan untuk mengungkap tabir kejadian yang dialami anaknya agar semuanya jelas. Sehingga dapat menjadi pembelajaran supaya kejadian yang sama tidak terulang kembali di kemudian hari.
"Yang dibawa foto dan laporan-laporan kronologi kejadian. Visum nanti kalau polisi sudah mengatakan penyelidikan atau penydikan. Itu urusan polisi, urusan saya yang penting saya melaporkan dulu," katanya.
Saat ditanya soal kondisi terkini Faizal, Siti menjawab kondisi anaknya itu dalam keadaan baik, namun masih harus menjalani perawatan hingga 3-6 bulan ke depan.
"Alhamdulillah sudah membaik. Rencananya dipindahkan dari rumah sakit ke rumah sehat karena rumah sakit banyak penyakit, jadi dia harus dipindahkan dulu ke rumah sehat dengan didampingi oleh perawat. Karena perawatan Faisal masih panjang," pungkasnya.
(thm)