Pimpinan DPRD DKI Jakarta Harus buat Kebijakan Prorakyat

Kamis, 03 Oktober 2019 - 16:09 WIB
Pimpinan DPRD DKI Jakarta...
Pimpinan DPRD DKI Jakarta Harus buat Kebijakan Prorakyat
A A A
JAKARTA - Komite Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (KMND) meminta lima Pimpinan DPRD DKI Jakarta baru periode 2019-2024 membuat kebijakan yang prorakyat. KMND berjanji akan mengawal Pimpinan DPRD yang diketuai Prasetyo Edi Marsudi tersebut.

Ketua Presidium KMND, Ahmad Boim mengatakan, Prestyo Edi Marsudi selaku Ketua DPRD DKI merupakan tokoh yang sudah lama berpetualang dalam politik dan memiliki pemikiran yang cemerlang. "Namun, tanpa adanya pengawasan tidak akan berjalan baik arah pembangunan," kata Boim dalam siaran tertulis yang diterima SINDOnews pada Kamis (3/10/2019).

Boim menegaskan, pihaknya akan mengawal kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan legislatif untuk membangun Jakarta. Terutama kebijakan anggaran yang bebas korupsi harus diawali dari penegakan hukum dan pembangunan ekonomi yang prorakyat.

Pertumbuhan pembangunan yang sekarang tengah digagas pemerintah daerah, lanjut dia, perlu ada sinergitas dari sejumlah unsur. DPRD sebagai pengawas dan pengambil kebijakan anggaran harus memberikan keseimbangan kepada pengguna anggaran. “Itu akan kami cermati, arah pembangunan yang bersih dan sehat yang kami inginkan,” ujarnya.

Boim menilai, ada pekerjaan rumah untuk wakil rakyat periode 2019-2024 yang harus segera diselesaikan ialah pembahasan anggaran APBD DKI 2020. Sehingga, dengan waktu yang tersisa tiga bulan mampu menyusun program yang prorakyat.

"Harus diingat penyusunan anggaran tetap memprioritaskan hak warga Jakarta," ujarnya. (Baca: DPRD DKI Jakarta Umumkan 5 Pimpinan Baru dan 9 Ketua Fraksi)

Boim meminta, kinerja DPRD periode 2019-2024 harus maksimal. Sehingga, mereka harus memberikan contoh kepada masyarakat kalau masalah hukum dan ekonomi adalah hal paling mendasar.

"Untuk itu kami akan mengawal kebijakan anggaran yang bebas dari korupsi,” ujarnya. Boim juga berharap, kepentingan golongan maupun pribadi harus dikesampingkan.

Mengingat Jakarta saat ini sudah dihuni sampai 13 juta penduduk. “Harus dikesampingkan kepentingan yang sifatnya pribadi. Dahulukan kepentingan masyarakat,” ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Kenaikan Gaji Fantastis...
Kenaikan Gaji Fantastis DPRD DKI Disindir Warganet Ramai-Ramai
Pekan Depan Pimpinan...
Pekan Depan Pimpinan Definitif DPRD DKI Jakarta Diumumkan di Rapat Paripurna
Perumus Tatib DPRD DKI...
Perumus Tatib DPRD DKI 2024-2029 Terbentuk, Ketua Definitif Dibacakan saat Paripurna
Anak Politisi Dilantik...
Anak Politisi Dilantik Jadi Anggota DPRD Jakarta 2024-2029, Ini Nama-namanya
9 Fraksi di DPRD Jakarta...
9 Fraksi di DPRD Jakarta 2024-2029 Lengkap dengan Pimpinan dan Anggotanya
Tegaskan Tak Ada Kenaikan...
Tegaskan Tak Ada Kenaikan Gaji, Ketua DPRD DKI Sindir 1 Parpol Tak Miliki Etika
Berita Terkini
Ingin Berobat ke Negeri...
Ingin Berobat ke Negeri Jiran? IHH Healthcare Malaysia Gelar Expo di Surabaya
2 jam yang lalu
Perbaikan Jalan Imbas...
Perbaikan Jalan Imbas Proyek MRT, Halte Kebon Sirih Arah Kota Ditutup Jumat Malam hingga Senin Pagi
2 jam yang lalu
Soal Putusan PTUN, Pengacara:...
Soal Putusan PTUN, Pengacara: Satuan Pendidikan di Bawah BLU UIN Jakarta Tetap Berjalan
2 jam yang lalu
24 Penumpang KM Nurul...
24 Penumpang KM Nurul Salsa Belum Ditemukan, Basarnas Lanjutkan Pencarian
3 jam yang lalu
Jelang Pelimpahan Tersangka...
Jelang Pelimpahan Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti, Brimob Bersenjata Lengkap Berjaga
3 jam yang lalu
4.132 Personel Gabungan...
4.132 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Demo Mahasiswa di Monas
4 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved