Bulog Berharap Kuota BPNT Bertambah

Rabu, 02 Oktober 2019 - 14:32 WIB
Bulog Berharap Kuota...
Bulog Berharap Kuota BPNT Bertambah
A A A
BANDUNG - Kepala Bulog Divre Jawa Barat Benhur Ngkaimi berharap kuota program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang menggunakan beras Bulog terus bertambah. Dia khawatir jika beras petani hasil serapan Bulog bakal rusak, bila tak ada ruang penyaluran.

"Di sisi lain, kami terus menyerap beras petani. Sementara kami tidak ada ruang untuk menyalurkannya. Kalau enggak disalurkan, nanti rusak. Sementara ini adalah milik negara," bebernya, Rabu (2/10/2019).

Benhur berharap, kuota program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bisa lebih banyak menyerap beras Bulog. Saat ini, penggunaan beras Bulog untuk program BPNT di Jabar baru mencapai 7.000 ton. Diperkirakan, hingga Oktober akan mencapai 11.000 ton.

Menurut dia, penggunaan beras Bulog untuk program BPNT terbilang baru mulai September 2019. Selama ini, program BPNT mengambil beras dari penyedia lainnya. Kondisi itu juga yang menyebabkan Bulog kesulitan menyalurkan beras hasil serapan kepada petani.

Dia menjelaskan, beras untuk BPNT disiapkan oleh bulog, layaknya program beras untuk rakyat miskin (raskin). Di mana, kuota raskin kala itu mencapai 25.000 ton per bulan, dengan asumsi satu keluarga mendapatkan 10 kg beras.

Menurut dia, Bulog bisa menyiapkan berbagai jenis beras, baik kualitas premium atau medium. Bahkan, harga yang diterbitkan mengacu pada hara eceran tertinggi (HET) pemerintah. Benhur mengklaim, penyediaan beras oleh Bulog akan lebih memudahkan kontrol dalam penyalurannya.

"Di beberapa daerah ada laporan masyarakat dirugikan. Mestinya mereka dapat premium, tapi dapatnya medium. Karena masyarakat tidak tahu. Jadi masyarakat jangan sampai dirugikan oleh pihak yang dapat keuntungan besar," imbuh Benhur.
(wib)
Berita Terkait
Potret Pembagian Bantuan...
Potret Pembagian Bantuan Pangan Beras di Palembang
Realisasi Bantuan Beras...
Realisasi Bantuan Beras Tembus 95%, Bapanas Pede Tekan Inflasi Pangan
Percepatan Penyaluran...
Percepatan Penyaluran Bantuan Pangan di Malang
Datangi Rumah Kades,...
Datangi Rumah Kades, Ibu-ibu di Pasuruan Kembalikan Beras BPNT Tak Layak Konsumsi
Potret Warga Terima...
Potret Warga Terima Beras Bantuan Pangan di Palembang
Jokowi Berikan Bantuan...
Jokowi Berikan Bantuan Pangan 10 Kg Beras per KPM di Cilegon
Berita Terkini
Tarif Transjakarta Diusulkan...
Tarif Transjakarta Diusulkan Naik Jadi Rp5.000, Pramono: Segera Dikaji
41 menit yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan 45 Persen di Hari ke-7 Penanganan
2 jam yang lalu
2 Wilayah Dilanda Karhutla,...
2 Wilayah Dilanda Karhutla, BNPB Catat Banjarbaru Terparah dengan 3,7 Hektare Terbakar
5 jam yang lalu
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
15 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
16 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
16 jam yang lalu
Infografis
Kuota Haji 2026 Indonesia...
Kuota Haji 2026 Indonesia Per Provinsi, Berikut Daftarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved