Gubernur Jabar: NU Bisa Berkolaborasi Membangun Bangsa

Sabtu, 21 September 2019 - 14:56 WIB
Gubernur Jabar: NU Bisa...
Gubernur Jabar: NU Bisa Berkolaborasi Membangun Bangsa
A A A
PURWAKARTA - Jawa Barat kembali dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggara acara Nahdatul Ulama (NU) tingkat nasional.

Setelah sukses menyelenggarakan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar NU di Banjar Februari lalu, kali ini Purwakarta dipilih sebagai lokasi Rapat Pleno PBNU 'Konsolidasi Menuju Muktamar ke-34' di Pondok Pesantren Al Muhajirin 2 pada 19-22 September 2019.

Rapat pleno PBNU dihadiri langsung oleh Wakil Presiden terpilih KH Ma'ruf Amin, Ketua PBNU Said Aqil Siraj, beberapa menteri kabinet kerja hingga Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil.

Dalam sambutannya, Ridwan Kamil mengatakan bangga Provinsi Jabar beberapa kali mendapatkan amanah dalam penyelenggaraan acara NU tingkat nasional. "Kami merasa bahagia Jabar selalu dipercaya PBNU untuk jadi tuan rumah acara NU tingkat nasional," kata Emil --sapaan Ridwan Kamil-- Jumat (20/9/2019).

Menurut Emil, Jabar dengan jumlah penduduk muslim terbesar serta memiliki sebaran 19 persen masjid di Indonesia merupakan lokasi dan lingkungan yang tepat bagi penyelenggaraan hajat besar NU. "Semoga semakin memperkokoh dakwah Islam ahlussunnah waljamaah di bumi Jawa Barat," tambah Emil.

Adapun rapat kali ini melibatkan seluruh pengurus NU, juga lembaga dan banomnya di tingkat pusat seperti mustasyar, syuriyah dan tanfidziyah. Salah satu agendanya, membahas tentang penentuan tempat dan waktu muktamar NU ke-34 yang akan berlangsung pada 2020.

Emil mengatakan dengan tugas memberikan pelayanan di provinsi dengan penduduk terbesar di Indonesia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar membutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak termasuk PBNU untuk bergerak bersama menuju visi Jabar Juara Lahir dan Batin dengan inovasi dan kolaborasi.

Emil berharap bahwa NU dapat bersinergi dengan Pemprov Jawa Barat dalam percepatan kesejahteraan masyarakat melalui sejumlah program keumatan yang sudah berjalan. "NU sebagai organisasi nonpemerintah merupakan rumah besar bagi siapapun muslim yang ingin berkontribusi bagi Jawa Barat," kata Emil.

NU sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia sendiri dalam sejarahnya telah memberikan sumbangsih nyata bagi penguatan semangat kebangsaan.

Emil menuturkan, eksistensi NU selama 93 tahun lebih telah mengemban amanah diniyah (tanggung jawab keagamaan) dan amanah wathoniyah (tanggung jawab kebangsaan) di Tanah Air.

Terakhir, Emil berharap pelaksanaan rapat pleno PBNU ini menghasilkan keputusan penting yang dapat memperkuat NU dalam kiprahnya untuk umat dan bangsa."Juga semakin memperkokoh kerja sama antara ulama dan umara, selamat melaksanakan rapat pleno," ujar Emil mengakhiri.
(alf)
Berita Terkait
Jawab Tantangan Era...
Jawab Tantangan Era Digital, Kapabilitas Humas Pemerintahan di Jabar Ditingkatkan
69 Pelaku Perjalanan...
69 Pelaku Perjalanan di Kawasan Puncak Reaktif Rapid Test
Tujuh Donatur Sumbang...
Tujuh Donatur Sumbang Alat Medis dan Sembako untuk Jabar
PSBB Jabar Diperpanjang...
PSBB Jabar Diperpanjang Hingga 29 Mei 2020
Ridwan Kamil Optimistis...
Ridwan Kamil Optimistis PSBB Jabar Tekan Persebaran COVID-19
Ridwan Kamil Tandatangani...
Ridwan Kamil Tandatangani Pergub PSBB Wilayah Jawa Barat
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
41 menit yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
2 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
3 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
3 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
4 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
5 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved