Kebangkitan Jati Diri dan Potensi Wisata

Sabtu, 21 September 2019 - 11:22 WIB
Kebangkitan Jati Diri...
Kebangkitan Jati Diri dan Potensi Wisata
A A A
Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura menggelar Pekan Budaya Sentani (PBS) yang berlangsung selama lima hari di Pantai Howe, Distrik Sentani Kota, 27-31 Agustus 2019 lalu. Pagelaran pekan budaya sentani di antaranya menyuguhkan tarian adat masyarakat asli Sentani. Seperti, Tarian Isolo (tarian diatas perahu) serta kuliner tradisional dan permainan tradisional.

Pekan budaya ini untuk mengembangkan potensi pesona alam lokal dan kemampuan pelayanan publik serta meningkatkan pendapatan masyarakat dan daerah dari sektor pariwisata. Di sisi lain PBS juga merupakan wadah untuk membangkitkan jati diri orang Sentani.

Acara ini seperti obat penawar rindu kepada Festival Danau Sentani yang ditunda akibat bencana banjir bandang pada Maret lalu. Sehingga pekan budaya ini disambut antusias oleh masyarakat adat Sentani. Animo masyarakat dari setiap kampung penuh semangat dan kompak saat mempertontonkan keunikan ragam tarian budaya di hadapan pengunjung yang datang.

“Ini bentuk kerinduan darimasyarakat Sentani. Mereka ingin mengembalikan jati diri mereka dan memperkenalkan kembali, bagaimana jati diri mereka dapat diangkat kembali kepermukaan,” kata Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw di sela-sela Pekan Budaya.

Menurut Bupati, selama ini banyak dari masyarakat adat menganggap budaya dari Sentani hampir terkubur. Oleh karena itu dengan acara-acara seperti ini budaya Sentani mendapat perhatian kembali dari masyarakat umum dan pemerintah. Wadah seperti ini dapat memacu generasi muda untuk kembali mengenal jatidirinya yang masih ada hingga saat ini.

Disamping itu, kata Bupati Jayapura, dengan adanya wadah seperti ini maka masyarakat adat sudah menunjukan kemandirian. Di daerah lain, untuk menghidupkan kebudayaan seperti ini masyarakat adat tidak lagi bergantung kepada pemerintah, tetapi bagaimana masyarakat adat mampu menunjukan eksistensinya.

Pemerintah dapat langsung mendukung kegiatan tersebut. Contohnya seperti di Sorong Raja Ampat yang masyarakat adatnya sudah mandiri dalam hal mengelola setiap festival budaya.“Komitmen pemerintah, akan mensuport hal-hal seperti begini. Yang kita harapkan dengan potensi yang ada kita akan angkat menjadi event pariwisata yang lebih bagus. Sehingga potensi yang sudah tidak ada akan bangkit kembali,” tuturnya.
(alf)
Berita Terkait
Bupati Jayapura: Ibadah...
Bupati Jayapura: Ibadah di Zona Merah Tetap Ditiadakan
PKK Kabupaten Jayapura...
PKK Kabupaten Jayapura Salurkan Bantuan Terkena Dampak Covid 19
Penyuluh Pertanian Lapangan...
Penyuluh Pertanian Lapangan Wajib Dampingi Petani Dikampung
Jayapura Vaksinasi 24...
Jayapura Vaksinasi 24 Orang yang Penuhi Syarat
Bupati Mathius: Milik...
Bupati Mathius: Milik Pemerintah, Wisma Atlet Tetap digunakan
Pemda Jayapura Siagakan...
Pemda Jayapura Siagakan Tiga Posko Pengawasan
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
5 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
5 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
5 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
6 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
7 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
9 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved