LBH Pajak dan Cukai Curigai Ada Perusahaan Besar yang Mengemplang Pajak

Senin, 09 September 2019 - 20:54 WIB
LBH Pajak dan Cukai...
LBH Pajak dan Cukai Curigai Ada Perusahaan Besar yang Mengemplang Pajak
A A A
JAKARTA - LBH Pajak dan Cukai mencurigai dugaan adanya perusahaan besar di tanah air yang telah mengemplang pajak. Total pajak yang tidak dibayarkan perusahaan tersebut selama 11 tahun terakhir bernilai triliunan.
"Hasil analisa kami, perusahaan tersebut berpotensi tidak membayar ke kas negara selama 11 tahun senilai Rp 3.542.238.720.000. Angka itu berasal dari puluhan cabang, belum termasuk ratusan cabang lainnya," kata Addam Baskoro, investigator utama LBH Pajak dan Cukai.

Pihaknya mengaku, memiliki dokumen berupa kertas kerja dan laporan keuangan perusahaan. Dimana dalam dokumen tersebut perusahaan tidak pernah memberikan bukti potong pajak penghasilan karyawan, terutama level pimpinan, selama mereka bekerja.Adapun dalam laporan keuangan, perusahaan tidak benar dalam membukukan pencatatan perpajakan sesuai dengan peraturan dan ketentuan umum perpajakan. "Pengemplangan pajak berasal dari pajak Ppn, deviden karyawan dan Pph badan terutang (Pph 21)," katanya.
Dalam hitungan LBH, sebagai contoh, negara seharusnya menerima Rp 55.347.480.000 dari PPn, deviden karyawan dan Pph penghasilan dari satu cabang perusahaan dengan periode bekerja seorang level pimpinan 12 tahun. Sedangkan, perusahaan tersebut sudah beroperasi sejak 2001 dan saat ini mempunyai karyawan belasan ribu orang lebih dari 100 unit bisnis/cabang. Ada pun cabang besar korporasinya di wilayah Jawa, Kalimantan, Sumatera dan Sulawesi.

"Kami akan melaporkan sekaligus mendesak Direktorat Jenderal Pajak (DJP) segera memproses dengan teliti penggelapan pajak ini. Capaian pajak DJP tiap tahun turun akibat perilaku buruk wajib pajak," kata Addam Baskoro, yang mengaku mendapat laporan manipulasi perusahaan tersebut dari seseorang yang pernah menjabat direktur operasional di sejumlah cabang.
(nag)
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
47 menit yang lalu
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
1 jam yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
1 jam yang lalu
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
2 jam yang lalu
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
3 jam yang lalu
Pengemudi yang Tutup...
Pengemudi yang Tutup Pelat Nomor Ditindak Pakai Hunting System
4 jam yang lalu
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved