Banjir Kritik, Abdul Aziz Revisi Disertasi Seks Bebas Tak Langgar Islam

Selasa, 03 September 2019 - 20:29 WIB
Banjir Kritik, Abdul...
Banjir Kritik, Abdul Aziz Revisi Disertasi Seks Bebas Tak Langgar Islam
A A A
YOGYAKARTA - Mahasiswa S3 Abdul Aziz menyatakan akan merevisi disertasi berjudul Konsep Milk al Yamin Muhammad Syahrour Sebagai Keabsahan Hubungan Seksual non Marital.

Selain tindaklanjut dari kritik dan masukan para promotor dan penguji saat ujian terbuka pada 28 Agustus 2019. Revisi ini juga karena ada nya kontroversi dari disertasi tersebut.

"Mempertimbangkan kontroversi, kritik dan masukan dari para promotor dan penguji saat ujian terbuka, maka saya akan merevisi disertasi, termasuk mengubah judul menjadi problematika konsep milk al yamin dalam pemikiran Muhammad Syharour dan menghilangkan beberapa bagian kontroversial dalam disertai," jelas Abdul Aziz soal disertasinya di aula pascasarjana UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Selasa (3/9/2019).

Abdul Aziz menjelaskan adanya revisi ini bukan karena ada tekanan, namun memang sesuai prosedur dan saat ujian memang ada keberatan dari penguji.

Terutama analisis yang dinilai kurang konprehenship terhadap pemikiran Syahrour. Sehingga secara akademik belum memenuhi syarat dan harus diperbaiki. "Membuat disertasi tidak sendirian, kalau keberatan akan tunduk termasuk dalam kontennya," terangnya.

Mengenai target waktu perbaikan, Abdul Aziz mengaku tidak ada target, namun secepatnya akan menyelesaikan. (Baca: Disertasi Keabasahan Hubungan Seksual Non Marital Dikritisi Penguji).

Promotor disertasi Abdul Aziz, Prof. Khoiruddin Nasution mengatakan sebagai promotor, akan mengawal perbaikan disertasi Abduk Aziz sesusi dengan masukan tim penguji. "Saat promosi sudah disampaikan dan Abdul Aziz setuju untuk memasukan baik kritik dan saran perbaikan," katanya.

Diharapkan dengan adanya perbaikan beberapa hal yang menjadi salah paham akan diluruksan dan hasilnya tidak lagi memunculkan kontroversi. "Maaf jika ada yang kurang, Jika disertasi sangat meresahkan, maka perbaikan diharapakan dapat menyelesaikan masalah dan keselahpahaman tidak terjadi lagi," paparnya

Sementara Kaprodi S3 UIN Sunan Kalijaga Ahmad Rafiq mengatakan di internal ada prosedur yang belum selesai yang harus ditempuh oleh promovendus mau pun institusi. "Jadi hari ini kita mau menegaskan bahwa prosedur itu sedang kita jalani," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Program Pendidikan Islam...
Program Pendidikan Islam Kemenag Papua, Yan Permenas Mandenas Tekankan Pentingnya Pendidikan Keagamaan
Guru Pendidikan Agama...
Guru Pendidikan Agama Islam Gelar Aksi di Kemenag, Desak Percepatan PPG PAI
Pesta Seks Tukar Pasangan...
Pesta Seks Tukar Pasangan yang Digelar Pasutri di Jakarta dan Bali Berlangsung 10 Kali
Perlukah Pendidikan...
Perlukah Pendidikan Seksual untuk Anak Menurut Islam?
Hadis: Bersendirian...
Hadis: Bersendirian Bareng Ipar Sama dengan Menjumpai Mati
Edan! Liburan Ini Tawarkan...
Edan! Liburan Ini Tawarkan Seks Tanpa Batas dengan 100 Pelacur
Berita Terkini
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
17 menit yang lalu
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
43 menit yang lalu
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
2 jam yang lalu
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
2 jam yang lalu
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
8 jam yang lalu
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved