Pembunuh Pedagang Ayam di Depok Sempat Mengaku Jadi Korban Begal
Kamis, 29 Agustus 2019 - 20:35 WIB
Pembunuh Pedagang Ayam di Depok Sempat Mengaku Jadi Korban Begal
A
A
A
DEPOK - Andi Mardiansyah (22) pelaku pembunuhan terhadap pedagang ayam Hasbuloh di Depok ternyata saling kenal. Andi Mardiansyah merupakan orang terakhir yang terlihat bersama korban dan mengaku menjadi korban begal.
Kapolresta Depok, AKPB Azis Ardiansyah mengatakan, Andi diketahui merupakan pedagang ayam potong yang juga merupakan teman korban. Penangkapan terhadap Andi dilakukan berdasarkan olah TKP petugas di lokasi penemuan mayat di kebun pisang Jalan Pulo Mangga, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Depok.
Petugas yang menyisir area sekitar TKP, menemukan warung yang tidak jauh dari jasad korban ditemukan."Info sekitar TKP, ternyata tak jauh dari lokasi pernah mampir seseorang laki-laki yang berlumuran darah. Di sebuah warung itu katanya lelaki itu menjadi korban begal. Namun setelah didalami itu ternyata itu adalah Andi pelaku pembunuhan," kata Azis kepada wartawan Kamis (29/8/2019).
Menurut Azis, usai melakukan pembunuhan Andi kabur ke Jagakarsa, Jakarta Selatan yang menjadi lokasi penangkapan. Sebelum pembunuhan terjadi, Andi dan Hasbuloh jalan bersama.( Baca: Pembunuh Pedagang Ayam di Depok Dibekuk di Jagakarsa )
Di lokasi itu lah, Andi membunuh korban serta mengambil barang milik korban. Tas dan HP korban tidak ditemukan di sekitar jasad ditemukan. "Motor korban sempat dibawa kabur sekitar 5 kilometer dan dibuang untuk menghilangkan jejak," ujarnya.
Atas perbuatannya kini Andi mendekam di tahanan dan terancam dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan yang ancamannya di atas 10 tahun penjara.
Diberitakan sebelumnya, Hasbuloh ditemukan di kebun pisang di Pulo Mangga, Kelurahan Grogol, Limo Depok, Rabu, 28 Agustus 2019. Korban tewas dengan luka sayat di leher.( Baca: Jadi Korban Perampokan, Pedagang Ayam Ditemukan Tewas di Kebon Pisang )
Kapolresta Depok, AKPB Azis Ardiansyah mengatakan, Andi diketahui merupakan pedagang ayam potong yang juga merupakan teman korban. Penangkapan terhadap Andi dilakukan berdasarkan olah TKP petugas di lokasi penemuan mayat di kebun pisang Jalan Pulo Mangga, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Depok.
Petugas yang menyisir area sekitar TKP, menemukan warung yang tidak jauh dari jasad korban ditemukan."Info sekitar TKP, ternyata tak jauh dari lokasi pernah mampir seseorang laki-laki yang berlumuran darah. Di sebuah warung itu katanya lelaki itu menjadi korban begal. Namun setelah didalami itu ternyata itu adalah Andi pelaku pembunuhan," kata Azis kepada wartawan Kamis (29/8/2019).
Menurut Azis, usai melakukan pembunuhan Andi kabur ke Jagakarsa, Jakarta Selatan yang menjadi lokasi penangkapan. Sebelum pembunuhan terjadi, Andi dan Hasbuloh jalan bersama.( Baca: Pembunuh Pedagang Ayam di Depok Dibekuk di Jagakarsa )
Di lokasi itu lah, Andi membunuh korban serta mengambil barang milik korban. Tas dan HP korban tidak ditemukan di sekitar jasad ditemukan. "Motor korban sempat dibawa kabur sekitar 5 kilometer dan dibuang untuk menghilangkan jejak," ujarnya.
Atas perbuatannya kini Andi mendekam di tahanan dan terancam dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan yang ancamannya di atas 10 tahun penjara.
Diberitakan sebelumnya, Hasbuloh ditemukan di kebun pisang di Pulo Mangga, Kelurahan Grogol, Limo Depok, Rabu, 28 Agustus 2019. Korban tewas dengan luka sayat di leher.( Baca: Jadi Korban Perampokan, Pedagang Ayam Ditemukan Tewas di Kebon Pisang )
(whb)