Agar Bisa Terjun Langsung ke Masyarakat, Gerindra Incar Komisi E
Selasa, 27 Agustus 2019 - 08:35 WIB
Agar Bisa Terjun Langsung ke Masyarakat, Gerindra Incar Komisi E
A
A
A
JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 sudah dilantik dan diambil sumpah kemarin. Politikus Partai Gerindra Purwanto berharap bisa duduk di Komisi E DPRD DKI yang membidangi kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan rakyat.
"SKPD yang ada di Komisi E langsung bersentuhan dengan persoalan-persoalan krusial ibu kota. Kesehatan, pendidikan Pemuda dan Olahraga, pariwisata dan budaya jadi memang bersinggungan persoalan ibu kota ada disitu," kata Purwanto di DPRD DKI Jakarta, Senin 26 Agustus 2019.
Selama ini, lanjut Purwanto, serapan anggaran di Komisi E masih rendah. Bahkan menurutnya, bisa diartikan berbagai persoalan masyarakat belum terakomodir dengan baik oleh Komisi E.
"Pada saat melihat perkembangan dari perjalanan periode sebelumnya saya melihat banyak aspirasi masyarakat di Jakarta Selatan khususnya di Dapil 8 tidak terakomodir dengan baik," ungkapnya.
Persoalan yang masih dirasakan masyarakat saat ini ada dua hal, kata dia, pertama masyarakat bingung menginformasikan aspirasinya kepada siapa. Sedangkan yang kedua, masyarakat tidak tahu harus menghubungi siapa.
Untuk itu, sejak menjadi calon legislatif (caleg) dirinya telah menyiapkan strategi untuk menjadi jembatan aspirasi masyarakat.
"Sehingga semakin banyaknya aspirasi yang masuk diharapkan akan terendorse otomatis serapan program di SKPD dan harapan saya ini bisa mengoptimalisasi kinerja Fraksi Gerindra ke depan," paparnya.
Purwanto berharap, semua anggota dewan dari Gerindra memiliki rumah aspirasi sehingga masyarakat bisa menyampaikan keluh kesahnya di tempat ini.
"Cukup bisa menyampaikan aspirasinya di rumah aspirasi masing-masing anggota DPRD di wilayah masing-masing. Senin sampai Sabtu jam 8 pagi sampai jam 9 malam," katanya.
"SKPD yang ada di Komisi E langsung bersentuhan dengan persoalan-persoalan krusial ibu kota. Kesehatan, pendidikan Pemuda dan Olahraga, pariwisata dan budaya jadi memang bersinggungan persoalan ibu kota ada disitu," kata Purwanto di DPRD DKI Jakarta, Senin 26 Agustus 2019.
Selama ini, lanjut Purwanto, serapan anggaran di Komisi E masih rendah. Bahkan menurutnya, bisa diartikan berbagai persoalan masyarakat belum terakomodir dengan baik oleh Komisi E.
"Pada saat melihat perkembangan dari perjalanan periode sebelumnya saya melihat banyak aspirasi masyarakat di Jakarta Selatan khususnya di Dapil 8 tidak terakomodir dengan baik," ungkapnya.
Persoalan yang masih dirasakan masyarakat saat ini ada dua hal, kata dia, pertama masyarakat bingung menginformasikan aspirasinya kepada siapa. Sedangkan yang kedua, masyarakat tidak tahu harus menghubungi siapa.
Untuk itu, sejak menjadi calon legislatif (caleg) dirinya telah menyiapkan strategi untuk menjadi jembatan aspirasi masyarakat.
"Sehingga semakin banyaknya aspirasi yang masuk diharapkan akan terendorse otomatis serapan program di SKPD dan harapan saya ini bisa mengoptimalisasi kinerja Fraksi Gerindra ke depan," paparnya.
Purwanto berharap, semua anggota dewan dari Gerindra memiliki rumah aspirasi sehingga masyarakat bisa menyampaikan keluh kesahnya di tempat ini.
"Cukup bisa menyampaikan aspirasinya di rumah aspirasi masing-masing anggota DPRD di wilayah masing-masing. Senin sampai Sabtu jam 8 pagi sampai jam 9 malam," katanya.
(mhd)