Korsleting Listrik, Tujuh Lapak Pedagang di Depok Ludes Terbakar
Senin, 26 Agustus 2019 - 22:01 WIB
Korsleting Listrik, Tujuh Lapak Pedagang di Depok Ludes Terbakar
A
A
A
DEPOK - Sebanyak tujuh lapak pedagang di Jalan Raya Grogol Limo, Depok, hangus terbakar pada Senin (26/8/2019) sore tadi. Api dengan cepat menyambar ke bangunan di sekitar lokasi karena material yang mudah terbakar.
Kapolsek Limo, Kompol Iskandar mengatakan, berdasarkan keterangan seorang saksi yaitu pemilik bengkel modifikasi mobil yang juga menjadi korban kebakaran sempat mendengar suara gemeretak dari atap lapak penjual kayu. "Ketika saksi keluar dari bengkelnya, dari atap salah satu lapak muncul asap dan api yang semakin membesar. Kemudian merambat hingga merembet ke tujuh lapak atau bangunan lainnya," kata Iskandar, Senin (26/8/2019).
Warga dan pemilik lapak pun segera menyelamatkan diri dan barang berharga. Sementara ini kebakaran diduga terjadi karena korsleting listrik. "Tidak ada korban jiwa, para pemilik lapak masih menginventarisir kerugian yang diderita diduga mencapai puluhan juta rupiah," ujarnya.
Kepala Dinas Pencegahan Dan Penanggulangan Kebakaran (DPPK) Kota Depok, Gandara Budiana mengatakan, kurang dari tiga jam petugas melakukan pemadaman. Sejumlah lapak yang terbakar yaitu dua bengkel las, satu bengkel dinamo, satu toko sembako, satu bengkel tenda, dua toko kusen (kayu).
"Kurang lebih 12 armada kendaraan pemadam diturunkan guna mengantisipasi kebakaran," katanya. Menurut dia, dalam memadamkan api sempat kesulitan karena banyak material yang mudah terbakar. "Agak lama, karena banyak material yang mudah terbakar namun api mampu dipadamkan dan situasi kondusif," ucapnya.
Berdasarkan informasi dihimpun dari warga sekitar di lokasi yang sama, setahun lalu juga sempat terjadi insiden kebakaran yang merenggut korban jiwa yaitu satu keluarga.
Kapolsek Limo, Kompol Iskandar mengatakan, berdasarkan keterangan seorang saksi yaitu pemilik bengkel modifikasi mobil yang juga menjadi korban kebakaran sempat mendengar suara gemeretak dari atap lapak penjual kayu. "Ketika saksi keluar dari bengkelnya, dari atap salah satu lapak muncul asap dan api yang semakin membesar. Kemudian merambat hingga merembet ke tujuh lapak atau bangunan lainnya," kata Iskandar, Senin (26/8/2019).
Warga dan pemilik lapak pun segera menyelamatkan diri dan barang berharga. Sementara ini kebakaran diduga terjadi karena korsleting listrik. "Tidak ada korban jiwa, para pemilik lapak masih menginventarisir kerugian yang diderita diduga mencapai puluhan juta rupiah," ujarnya.
Kepala Dinas Pencegahan Dan Penanggulangan Kebakaran (DPPK) Kota Depok, Gandara Budiana mengatakan, kurang dari tiga jam petugas melakukan pemadaman. Sejumlah lapak yang terbakar yaitu dua bengkel las, satu bengkel dinamo, satu toko sembako, satu bengkel tenda, dua toko kusen (kayu).
"Kurang lebih 12 armada kendaraan pemadam diturunkan guna mengantisipasi kebakaran," katanya. Menurut dia, dalam memadamkan api sempat kesulitan karena banyak material yang mudah terbakar. "Agak lama, karena banyak material yang mudah terbakar namun api mampu dipadamkan dan situasi kondusif," ucapnya.
Berdasarkan informasi dihimpun dari warga sekitar di lokasi yang sama, setahun lalu juga sempat terjadi insiden kebakaran yang merenggut korban jiwa yaitu satu keluarga.
(whb)