Musim Kemarau, Ketinggian Air Waduk Setu Cipayung Turun 1 Meter

Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:18 WIB
Musim Kemarau, Ketinggian...
Musim Kemarau, Ketinggian Air Waduk Setu Cipayung Turun 1 Meter
A A A
JAKARTA - Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menetapkan wilayah Kelurahan Halim dan Pulogadung sebagai wilayah terdampak kekeringan. Sementara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan Kelurahan Halim, Pulogadung, dan Cipayung, berstatus Awas.

Pantauan SINDOnews, ketinggian air Waduk Setu di wilayah Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, sudah menyusut sekitar satu meter sejak kemarau melanda Ibu Kota awal Juli 2019 lalu. Meski demikian, kondisi pasokan air ke Waduk Setu Masih tergolong stabil.

Camat Cipayung Fajar Eko Satrio mengatakan sudah mengetahui Kelurahan Halim dan Cipayung masuk dalam status Awas oleh BMKG. Pihaknya akan terus memonitor perkembangan di lapangan.

"Kami stanby dan terus monitor wilayah. Apabila ada laporan mengenai kekeringan segera kerja sama dengan unit terkait," ujar Fajar di Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (22/8/2019). (Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan di Wilayah DKI dan Banten)

Sejauh ini pihaknya belum menerima ada warga Kecamatan Cipayung yang kesulitan mengakses air bersih imbas musim kemarau tahun ini. Apalagi warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih dapat segera melapor kepada pemerintah setempat agar segera mendapat bantuan penanganan air.

"Belum ada Informasi kekeringan dan dari tahun-tahun sebelumnya, juga tidak ada laporan mengenai kekeringan," ungkapnya.

Terpisah, Kepala BPBD DKI Jakarta Subejo mengatakan, sampai dengan saat ini pihaknya belum menerima adanya laporan terkait warga yang kesulitan mengakses air bersih. "Sampai saat ini belum ada laporan," ungkapnya. (Baca juga: BPBD Belum Terima Laporan Dampak Musim Kemarau di Jakarta)

Ia juga menyarankan kepada warga supaya melapor secara langsung ke pemerintah setempat apabila kesulitan mengakses air bersih. Warga dapat menghubungi nomor 112.
(thm)
Berita Terkait
Awal Musim Kemarau 2024...
Awal Musim Kemarau 2024 Diprediksi Mundur, Ini Rincian Daerahnya
Puncak Kemarau di Maros...
Puncak Kemarau di Maros Diprediksi Pada Bulan Agustus
56% Wilayah Indonesia...
56% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau Sejak Awal Juli 2023
37,7% Wilayah Indonesia...
37,7% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, BMKG: Waspada Dampak Kekeringan
BMKG Laporkan 21 Daerah...
BMKG Laporkan 21 Daerah di Indonesia Tidak Hujan Selama 2 Bulan Lebih
BMKG Laporkan 63% Wilayah...
BMKG Laporkan 63% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau hingga Akhir Juli 2023
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
42 menit yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
2 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
2 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
3 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar 5 Presiden Terkaya...
Daftar 5 Presiden Terkaya di Dunia, Nomor 1 Vladimir Putin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved