Anak Perusahaan Pertamina Luncurkan Kapal Berbahan Bakar Ganda

Rabu, 21 Agustus 2019 - 21:31 WIB
Anak Perusahaan Pertamina...
Anak Perusahaan Pertamina Luncurkan Kapal Berbahan Bakar Ganda
A A A
BATAM - PT Pertamina Trans Kontinental (PTK), anak perusahaan Pertamina (Persero), mulai mengoperasikan kapal berbahan bakar ganda; solar dan gas. Kapal yang dibuat oleh PT Dok Warisan Pertama (PaxOcean) tersebut untuk mendukung kegiatan bisnis PTK di dalam maupun luar negeri.

Presiden Direktur PTK, Nepos MT Pakpahan mengatakan, kapal yang diberi nama Transko Rajawali merupakan salah satu investasi PTK yang terus disupport oleh Pertamina. Kapal ini menjadi kebanggaan tersendiri karena merupakan kapal berbahan bakar ganda high speed diesel (HSD) dan liquefied natural gas (LNG) pertama di Indonesia.

"Hadirnya Transko Rajawali tentu mendukung kegiatan bisnis kita, terutama kegiatan jasa pelayaran, jasa maritim, dan jasa logistik. Serta kegiatan usaha lain yang terkait atau menunjang kegiatan usaha dibidang jasa-jasa tersebut," kata Nepos seusai serah terima Transko Rajawali di galangan kapal PaxOcean, Tanjunguncang, Batam, Rabu (21/8/2019).

Dua bahan bakar kapal Transko Rajawali bisa digunakan secara bergantian, kapal jenis harbour tug tersebut akan menggunakan bahan bakar solar saat kapal mengangkut beban berat. Sedangkan bila sedang melakukan manuver dengan kecepatan tinggi, bahan bakar akan diganti menggunakan gas.

Menurut dia, penggunaan dua bahan bakar solar dan gas tersebut akan lebih murah untuk cost shipping nya. Diperkirakan akan lebih irit sekitar 10-15% jika dibandingkan dengan satu bahan bakar, solar saja. Itu sebabnya ke depan pihaknya menggagas semua kapal milik PTK akan didesain dengan menggunakan dua bahan bakar tersebut.

"Kendalanya saat ini memang belum semua wilayah ada untuk pengisian gas. Tapi kalau untuk cost shippingnya lebih murah," katanya.

Kapal Transko Rajawali ini akan segera dioperasikan untuk memenuhi permintaan customer PTK, yaitu PT Perta Arun Gas, yang juga merupakan anak perusahaan Pertamania (Persero). Pihaknya juga berharap dengan beroperasinya Kapal Transko Rajawali bisa mampu menambah revenue PTK pada 2019 dan terus dapat melaksanakan sinergi dengan Pertamina Grup.

"Target revenue kita tahun 2019 sekitar Rp2 triliun, pada semester I capainya baru sekitar Rp800 miliar," katanya.

CEO PaxOcean, Tan Thai Yong mengatakan kapal ini dibuat memang berdasarkan permintaan dari PTK, termasuk ide dan desain berbahan bakar ganda sepenuhnya dari PTK. Pihaknya mengaku bangga bisa menyelesaikan pembuatan kapal tersebut sesuai dengan pesanan.

PaxOcean, kata dia, sejak awal mendukung penggunakan LNG untuk bahan bakar yang ramah energi demi menjaga lingkungan tetap sehat. Kapal Transko Rajawali ini dibuat oleh sekitar 900 pekerja PaxOcean bersama 1.000 pekerja dari mitra bisnisnya.

"90% adalah karya anak bangsa. Kapal canggih ini dibangun 40% komponen dalam negeri dan selebihnya diimpor dari luar negeri," kata Tan.
(sms)
Berita Terkait
Kilang Polypropylene...
Kilang Polypropylene Plaju, Penghasil Bahan Baku Pembuatan Plastik Milik Pertamina
Pembuatan Wastafel Portable...
Pembuatan Wastafel Portable Untuk Cegah Penyebaran COVID-19
Melihat Pembuatan Kapal...
Melihat Pembuatan Kapal Nelayan di Pulau Tanda
Melihat Pembuatan Kapal...
Melihat Pembuatan Kapal Pinisi di Tana Beru
PEP Dorong Produktivitas...
PEP Dorong Produktivitas Pertanian Melalui Pembuatan Pupuk Organik
Mengintip Pembuatan...
Mengintip Pembuatan Kapal Legenda Pinisi di Tanjung Bira
Berita Terkini
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
13 menit yang lalu
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
17 menit yang lalu
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
1 jam yang lalu
87 Warga Aceh Tamiang...
87 Warga Aceh Tamiang Dapat Layanan Dokter Spesialis Gratis dalam Milad ke-24 BSMI
1 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Setinggi 1.000 Meter, Waspada Hujan Abu
2 jam yang lalu
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
3 jam yang lalu
Infografis
Rusia Luncurkan Kapal...
Rusia Luncurkan Kapal Selam Super Siluman Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved