HMI Desak Kemenag Pangandaran Tarik Peredaran Buku Materi Khilafah

Kamis, 01 Agustus 2019 - 22:29 WIB
HMI Desak Kemenag Pangandaran...
HMI Desak Kemenag Pangandaran Tarik Peredaran Buku Materi Khilafah
A A A
PANGANDARAN - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciamis-Pangandaran meminta Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Pangandaran menarik peredaran buku materi khilafah yang tertera pada buku fiqih kelas XII Madrasah Aliyah (MA).

Wakil Sekretaris Umum Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Ciamis-Pangandaran Aos Firdaus mengatakan, sejumlah Sekolah MA di Pangandaran diduga masih menggunakan buku paket mata pelajaran fiqih kurikulum 2013 yang dikeluarkan oleh Kemenag RI.

"Kami minta Kemenag Pangandaran lakukan evaluasi penggunaan buku paket mata pelajaran yang digunakan di Sekolah MA," kata Aos.

Aos menambahkan, pada buku paket pelajaran fiqih kelas XII MA tersebut tertera materi ajaran khilafah yang merupakan ajaran dan ideologi dasar salah satu organisasi masyarakat (Ormas) yang telah dibubarkan Pemerintah.

"Menteri Hukum dan HAM telah mengeluarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor AHU-30. AH 01.08 Tahun 2017 tentang pencabutan Keputusan Menteri Hukum dan HAM nomor AHU-0028. 60. 10. 2014. Karena ormas tersebut ajarannya dianggap bertentangan dengan ajaran Pancasila," ungkapnya.

Aos menjelaskan, Pemerintah telah membubarkan ormas yang berazaskan khilafah, namun Kemenag RI malah mencantumkan materi khilafah pada buku fiqih Siswa/Siswi di kelas XII MA.

"Melihat kondisi tersebut, Kemenag RI, Kemenag Wilayah dan Kemenag Kabupaten dinilai ceroboh karena telah mendistribusikan buku yang isinya bertentangan dengan Pancasila," jelas Aos.

Aos khawatir, jika materi khilafah tersebut telah menjadi konsumsi Siswa/Siswi kelas XII MA akan berbahaya jika menjadi salah satu landasan berpikir.

"Apa yang akan terjadi nanti kedepan apabila materi khilafah tersebut dikemas dalam bentuk ajaran di Sekolah, karena akan menimbulkan sikap antipatik terhadap nilai-nilai Pancasila," jelasnya.
(sms)
Berita Terkait
HMI Cabang Ciamis-Pangandaran:...
HMI Cabang Ciamis-Pangandaran: Ricuh di Arena Kongres HMI Tradisi Buruk
Sekum Badko HMI Jabodetabeka-Banten...
Sekum Badko HMI Jabodetabeka-Banten Dukung Raihan Wujudkan Misi Berdaya Bersama
Review Film Lafran,...
Review Film Lafran, Biopik Pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
Abdul Rabbi Syahrir...
Abdul Rabbi Syahrir Maju Calon Ketum PB HMI 2021-2023
76 Tahun HMI: Membumikan...
76 Tahun HMI: Membumikan Paradigma Islam Empowering
PB HMI Desak Pemerintah...
PB HMI Desak Pemerintah Evaluasi Kerja Sama Pertahanan dengan Prancis
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
2 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
7 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
7 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
8 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
8 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
8 jam yang lalu
Infografis
Israel Resmi Menyerah!...
Israel Resmi Menyerah! Segera Tarik Pasukan dari Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved