Diusulkan Pemkot Depok, PDIP Tolak Wacana Raperda Religius

Kamis, 01 Agustus 2019 - 21:32 WIB
Diusulkan Pemkot Depok,...
Diusulkan Pemkot Depok, PDIP Tolak Wacana Raperda Religius
A A A
DEPOK - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menolak wacana rancangan peraturan daerah (Rapeda) Kota Religius yang diusulkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Alasannya, wacana tersebut memicu terjadinya konflik antar umat beragama.

"Yang dibutuhkan masyarakat adalah jaminan kebebasan dan kerukunan umat beragama. Hal-hal seperti itu yang wajib diatur dan dipastikan bisa berjalan dengan baik oleh pemkot (pemerintah kota). Bukan masuk ke dalam wilayah private warga negara yang memiliki hak asasi masing-masing," kata Ketua DPC PDIP Kota Depok, Hendrik Tangke Allo di Depok, Jawa Barat, Kamis (1/8/2019).

Menurutku, pemkot dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) nampaknya masih terus berupaya untuk mengajukan Raperda Kota Religius meski telah ditolak oleh Bamus DPRD Kota Depok. Namun pihaknya akan tetap menolak raperda kota religius karena religiusitas adalah persoalan privat yang tidak pada tempatnya untuk diatur oleh pemkot.

"Dan pemerintah kota tidak seharusnya mengatur bagaimana warganya harus menjalankan ibadah menurut agama dan kepercayaannya masing-masing," katanya. (Baca juga: Pemkot Depok dan MUI Larang Penayangan Film Kucumbu Tubuh Indahku )

Pemkot Depok, kata Hendrik, harus hadir memastikan bahwa toleransi antar umat beragama dan kebebasan menjalankan ibadah agar warganya aman dan nyaman. Meski menolak, dia mengusulkan raperda tentang jaminan kebebasan dan kerukunan umat beragama.

"Kita tidak menolak masalah religiusnya tapi kan yang diajukan ini sifatnya mengatur hal-hal yang sangat pribadi, dari mulai cara berpakaian, harus taat dan lain-lain. Saya pikir itu enggak perlu diatur lagi, itu adalah kewajiban umat bergama," ucapnya.

Yang perlu dipastikan pemerintah adalah ketika masyarakat merasa aman dan nyaman saat menjalankan hak beribadah maupun beragama. Selain itu, pemkot juga harus mendorong terciptanya ruang interaksi dan dialog antar umat beragama termasuk antar etnis, ras atau identitas lainnya.

Hendrik menilai, dalam konteks Depok sebagai kota yang terus berkembang dan semakin kompleks. Hal ini menjadi sangat penting untuk menekankan upaya kota menjamin kebebasan beragama, toleransi dan kerukunan antar umat beragama.

"Itu yang dibutuhkan masyarakat, namun bukan konteks mengatur urusan pribadi," paparnya.

Depok, kata dia adalah kota pluralisme sehingga toleransi umat beragama di Depok telah berjalan dengan sangat baik. Namun masih ada beberapa catatan yang harus dievaluasi dan dibenahi oleh pemkot.

"Selama ini dengan kondisi masyarakat Depok yang begitu plural ada yang berjalan dengan baik tapi ada juga yang tiba-tiba tidak bisa berjalan. Nah inilah yang harus dievalusi oleh pemerintah. Pemkot harus bisa memberikan pemahaman pada warga-nya untuk bisa menerima keberagaman," tambahnya.

Dia menegaskan, Depok membutuhkan pelayanan publik yang mengatur sendi-sendi kehidupaan. Sedangkan persoalan agama, kata dia, sudah diatur dalam undang-undang.

"Tak perlu lagi diperdebatkan. PDI Perjuangan Kota Depok percaya bahwa dialog dan kegiatan bersama akan membangun sikap toleran yang merupakan syarat penting bagi terciptanya kerukunan," tandasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Sah! APBD Depok 2024...
Sah! APBD Depok 2024 Capai Rp4,2 Triliun
Tuai Polemik, Dinkes...
Tuai Polemik, Dinkes Depok Evaluasi Menu Makanan Tambahan Stunting Hanya Nasi, Kuah, dan Tahu
DPRD Panggil Dinkes...
DPRD Panggil Dinkes Depok Terkait Menu Makanan Cegah Stunting Nasi, Kuah, dan Tahu
DPRD Depok Minta Wali...
DPRD Depok Minta Wali Kota Cabut Perwal Kenaikan Tarif Layanan Puskesmas
Kadishub Depok dan Anggota...
Kadishub Depok dan Anggota DPRD Jadi Tersangka Mafia Tanah
Tolak Direlokasi, Siswa...
Tolak Direlokasi, Siswa SDN Pondok Cina 1 Tetap ke Sekolah
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
4 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
4 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
4 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
5 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
7 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
8 jam yang lalu
Infografis
Gubernur Muzakir Manaf,...
Gubernur Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM yang Tolak 4 Pulau Aceh Masuk Sumut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved