Kabar Harimau Muncul di Hutan Cemaskan Masyarakat Karo

Kamis, 01 Agustus 2019 - 12:30 WIB
Kabar Harimau Muncul...
Kabar Harimau Muncul di Hutan Cemaskan Masyarakat Karo
A A A
MEDAN - Masyarakat Kabupaten Tanah Karo , Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengaku cemas dan takut dengan adanya kabar kemunculan harimau di perbatasan Desa Tongging, Kecamatan Merek.

Sebagian besar warga tidak berani beraktivitas di sekitar hutan karena takut menjadi mangsa hewan buas tersebut. Berdasarkan laporan warga, harimau itu terlihat di Desa Tongging Kecamatan Merek Kabupaten Karo. Desa yang berbatasan dengan hutan ini lokasinya berjarak sekitar 110 kilometer dari Kota Medan.

Tim dari Seksi Konservasi Wilayah I Sidikalang, Bidang Konservasi Wilayah I Kabanjahe, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut sudah berada di lokasi sejak Selasa (30/7/2019). Mereka masih memverifikasi kebenaran laporan tesebut.

"Kita sekarang ini masih upaya pembuktian dari laporan warga itu," kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Sidikalang, Tuahman Raya Tarigan, Kamis (1/8/2019).

Dikatakannya, berdasarkan laporan awal yang mereka peroleh, seorang warga melihat harimau pada Minggu (28/7/2019). Saat itu yang bersangkutan sedang berada di atas pohon mangga. Objek yang disangka harimau itu berjarak sekitar 50 meter dari pohon mangga tersebut. Informasi itu langsung membuat warga takut. Mereka tidak berani beraktivitas ke kebun.

Menurut Tarigan, situasi yang meresahkan inilah yang coba diredam. Berdasarkan keterangan warga, lanjut Tarigan, kemunculan harimau di desa ini merupakan yang pertama sekali, setidaknya dalam lima dekade terakhir. Kemunculan harimau terdekat diketahui ada di Desa Paropo, Kecamatan Silalahi Sabungan, Kabupaten Dairi, sekitar 25 km dari Tongging. Sekitar bulan Juni 2019, warga Paropo ada yang melihat harimau.

Seterusnya warga desa melakukan pembakaran sebagai upaya mengusir harimau itu. Ada dugaan harimau tersebut berpindah ke Tongging, tapi hal ini masih spekulatif. Tarigan menyebutkan berdasarkan temuan sementara di Tongging, mereka baru sebatas menemukan jejak babi hutan di lokasi yang diduga tempat harimau itu muncul.

Begitupun, pelacakan masih terus berlangsung. Langkah-langkah penanganan selanjutnya, bergantung pada temuan yang diperoleh di lapangan. "Langkah selanjutnya, kalau memang ada. Pasti akan dilakukan antisipasi," tegas Tarigan.
(rhs)
Berita Terkait
Nostalgia di Desa Kuta...
Nostalgia di Desa Kuta Mbaru-Karo JR Saragih Sumbang Renovasi Lods Rp500 Juta dan Ambulans
Kabanjahe Karo Sumatera...
Kabanjahe Karo Sumatera Utara Diguncang Gempa M4,7
Vice Presiden KAI dan...
Vice Presiden KAI dan Istri Dapat Marga Purba dan Tarigan
PNM Resmikan Kampung...
PNM Resmikan Kampung Madani di Karo Sumatera Utara
Gunung Sinabung Terus...
Gunung Sinabung Terus Erupsi, Waspadai Banjir Lahar
Musik Kulcapi Etnis...
Musik Kulcapi Etnis Karo Bisa Jadi Daya Tarik Turis Asing Datang ke Medan
Berita Terkini
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
26 menit yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
30 menit yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
3 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
4 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
4 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
6 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved