PT KCI Disarankan Permudah Akses Pengguna Sekali Perjalanan KRL
Sabtu, 13 Juli 2019 - 21:43 WIB
PT KCI Disarankan Permudah Akses Pengguna Sekali Perjalanan KRL
A
A
A
JAKARTA - PT KCI disarankan mempermudah akses pembayaran universal uang elektronik terkait pemberlakuan lima stasiun hanya untuk pengguna kartu multi trip (KMT) dan uang elektronik. Hal ini diungkapkan pengamat transportasi dari Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) Azas Tigor Nainggolan.
"Kalau dilihat rencana itu bagus asalkan sosialisasinya bagus kepada masyarakat," kata Tigor saat dihubungi SINDOnews pada Sabtu (13/7/2019). Menurut Tigor, PT KCI harus permudah akses bagi mereka yang hanya pendatang menggunakan jasa one trip.( Baca: Mulai Agustus, 5 Stasiun Kereta di Jakarta Hanya Terima Transaksi KMT )
"Nah harusnya PT KCI permudah aksesnya untuk pengguna uang elektronik atau secara universal ya. Terlebih kalau ada turis atau pendatang yang hanya gunakan one trip kan enggak mungkin dipaksa suruh KMT. Makanya permudah akses pembayaran universal uang elektronik," ujarnya.
Tigor mengaku mendukung kebijakan tersebut asalkan dari operator benar-benar bisa memberikan layanan terbaik."Sosialisasi aja dulu sebelum penerapan. Biar pengguna jasa itu gak bingung," tegasnya.( Baca: Pengguna THB Sekali Jalan Tidak Bisa Naik KRL dari 5 Stasiun Ini )
Sebelumnya diberitakan, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mulai 1 Agustus 2019 memperkenalkan lima stasiun yang khusus akan melayani transaksi KMT dan kartu uang elektronik bank. Kelima stasiun tersebut adalah Stasiun Sudirman, Stasiun Palmerah, Stasiun Cikini, Stasiun Universitas Indonesia, dan Stasiun Taman Kota.
"Kalau dilihat rencana itu bagus asalkan sosialisasinya bagus kepada masyarakat," kata Tigor saat dihubungi SINDOnews pada Sabtu (13/7/2019). Menurut Tigor, PT KCI harus permudah akses bagi mereka yang hanya pendatang menggunakan jasa one trip.( Baca: Mulai Agustus, 5 Stasiun Kereta di Jakarta Hanya Terima Transaksi KMT )
"Nah harusnya PT KCI permudah aksesnya untuk pengguna uang elektronik atau secara universal ya. Terlebih kalau ada turis atau pendatang yang hanya gunakan one trip kan enggak mungkin dipaksa suruh KMT. Makanya permudah akses pembayaran universal uang elektronik," ujarnya.
Tigor mengaku mendukung kebijakan tersebut asalkan dari operator benar-benar bisa memberikan layanan terbaik."Sosialisasi aja dulu sebelum penerapan. Biar pengguna jasa itu gak bingung," tegasnya.( Baca: Pengguna THB Sekali Jalan Tidak Bisa Naik KRL dari 5 Stasiun Ini )
Sebelumnya diberitakan, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mulai 1 Agustus 2019 memperkenalkan lima stasiun yang khusus akan melayani transaksi KMT dan kartu uang elektronik bank. Kelima stasiun tersebut adalah Stasiun Sudirman, Stasiun Palmerah, Stasiun Cikini, Stasiun Universitas Indonesia, dan Stasiun Taman Kota.
(whb)