Polisi Harus Selektif Berikan Jasa Voorijder ke Masyarakat

Selasa, 09 Juli 2019 - 18:47 WIB
Polisi Harus Selektif...
Polisi Harus Selektif Berikan Jasa Voorijder ke Masyarakat
A A A
JAKARTA - Banyaknya masyarakat yang menggunakan jasa voorijder untuk terbebas dari kemacetan dinilai kurang tepat. Jika ini terus dibiarkan akan berimbas buruk bagi pengguna jalan lainnya, karena dapat menyingung perasaan masyarakat.

Pengamat transportasi, Azas Tigor Nainggolan mengatakan, penggunaan jasa voorijder untuk menembus kemacetan lalu lintas kurang tepat dan hanya siasat masyarakat saja yang sudah muak dengan kemacetan di Jakarta."Artinya siasat ini sebaiknya dilihat secara selektif, jika mau ada pengawalan. Jadi jangan semuanya apa-apa dikawal," kata Azas Tigor Nainggolan saat dihubungi SINDOnews pada Selasa (9/7/2019).

Menurut Tigor, jika hal ini dibiarkan akan berimbas buruk bagi pengguna jalan lainnya, karena dapat menyingung perasaan masyarakat."Orang lagi macet-macet gitu ya, tiba-tiba ada voorijder itu kan orang bisa tersinggung juga," ujarnya.

Tigor mengajak kepolisian agar lebih selektif dalam memberikan pengawalan bagi masyarakat."Sesuai aturan saja, siapa yang berhak mendapatkan pengawalan saja gitu," katanya.( Baca: Fenomena Voorijder di Tengah Kemacetan Jakarta )

Terpisah, pengamat transportasi dari Universitas Soegijapranata, Semarang, Djoko Setijowarno menambahkan, penggunaan voorijder untuk menembus kemacetan tidak boleh dilakukan. Jika itu dilakukan maka itu permainan, dan yang memainkannya adalah oknum.

"Kalau individual menggunakan alat negara itu enggak boleh sebenarnya. Kalau iya, masuknya dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)," ujarnya kepada SINDOnews.( Baca: Polisi Sebut Jasa Vooridjer Gratis, Ini yang Berhak Mendapatkannya )

Djoko menilai jika hal tersebut benar dilakukan, maka akan berdampak buruk bagi citra Kepolisian."Kalau cuma karena dia kuat bayar, semestinya itu jangan dilayani lah, kan kepentingannya berbeda," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Puluhan Voorijder Paspampres...
Puluhan Voorijder Paspampres Kawal Kedatangan Presiden Prabowo Jelang Sidang Tahunan MPR
Deretan Kota-Kota di...
Deretan Kota-Kota di Indonesia dengan Tingkat Kemacetan Tertinggi
Makin Parah, Jakarta...
Makin Parah, Jakarta Tempati Peringkat Ketujuh Kota Termacet di Dunia
Kurangi Macet di Jakarta,...
Kurangi Macet di Jakarta, Heru Budi Akan Bahas Pembagian Jam Kerja Usai Lebaran
Potret Kemacetan Imbas...
Potret Kemacetan Imbas Penutupan Jalan Protokol
Kerugian Rp71,4 Triliun...
Kerugian Rp71,4 Triliun Akibat Macet Parah di 6 Kota
Berita Terkini
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
20 menit yang lalu
Jalani Pendataan Perdana...
Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Bupati Bogor Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat
26 menit yang lalu
Gempa Besar Berkekuatan...
Gempa Besar Berkekuatan M6,7 Guncang Palu Sulteng
59 menit yang lalu
Soal Insiden di UGM,...
Soal Insiden di UGM, Wamentan: Kita Demokratis, Siap Diskusi dengan Siapapun
1 jam yang lalu
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
3 jam yang lalu
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
4 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved