Ratusan Warga Kurang Mampu di Lengkong Kulon Periksa Gigi Gratis

Minggu, 30 Juni 2019 - 00:12 WIB
Ratusan Warga Kurang...
Ratusan Warga Kurang Mampu di Lengkong Kulon Periksa Gigi Gratis
A A A
TANGERANG - Ratusan warga yang kurang mampu, di Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, mengikuti pemeriksaan kesehatan dan gigi gratis.

Pemeriksaan kesehatan itu, dilakukan di Pondok Pesantren Daarul Faalihin. Tampak, warga cukup antusias memeriksakan kesehatannya. Ada yang cabut gigi, dan ada juga yang memeriksakan kondisi tubuhnya.

Layanan pemerikaaan kesehatan gratis ini diadakan oleh Sinarmas Land, bekerjasama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi, RS Eka Hospital, dan UPT Puskesmas Pagedangan.

Managing Director President Office Sinar Mas Land Dhony Rahajoe mengatakan, pemeriksaan kesehatan dan gigi gratis ini diikuti sebanyak 300 warga yang kurang mampu, di wilayah Lengkong Kulon.

"Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini meliputi pemeriksaan asam urat, kolesterol, gula darah dalam tubuh, serta gigi," kata Dhony, kepada Koran SINDO, Sabtu (29/6/2019).

Dijelaskan dia, dalam kegiatan ini pihaknya melibatkan tenaga medis yang terdiri dari delapan dokter umum, empat dari Yayasan Buddha Tzu Chi, tiga dari Eka Hospital, dan satu dari UPT Puskesmas Pagedangan.

"Dokter gigi ada enam orang. Empat dari Yayasan Buddha Tzu Chi, dan dua orang dari RS Eka Hospital. Enam perawat, dan tiga apoteker," sambung Dhony, saat kegiatan.

Sementara itu, Koordinator Gigi Yayasan Buddha Tzu Chi Drg Linda Verniati mengatakan, sedikitnya ada 100 warga yang mau mengikuti pemeriksaan gigi. Mereka ada yang cabut gigi dan nambal.

"Kita hari ini melakukan pengobatan umum dan gigi. Ada yang tambal, cabut. Target hari ini kita 100 pasien yang terdiri dari usia muda, tua, bahkan anak-anak," tambahnya.

Dalam pemeriksaan gigi itu, banyak warga yang mengeluhkan kondisi giginya. Salah seorang warga, bahkan ada yang takut giginya dicopot meski gigi tersebut goyang. Menurutnya, hal ini masih sering terjadi.

"Kalau ada kasus yang khusus akan kita rujuk saja. Kita kan ada rumah sakit juga. Jadi, pola makan sekarang ini kurang bagus. Terutama makan anak," paparnya.

Pola makan yang kurang sehat, menurutnya dapat membuat gigi cepat berlubang, menjadi rapuh dan mudah patah, hingga terpaksa harus dicopot. Untuk itu, banyak ditemukan gigi manula lebih kuat dari anak.

"Makanan sekarang itu kurang dijaga, coklat, ciki, biskuit kaleng. Terus makanan sekarang itu terlalu alus, sehingga cara makannya tidak perlu memakai otot gigi. Otot gigi harus dilatih," sambung Linda lagi.

Dia berharap, pemeriksaan kesehatan dan gigi gratis ini dapat terus dilakukan. Sehingga, kesehatan masyarakat di wilayah kurang mampu ini dapat lebih ditingkatkan.
(maf)
Berita Terkait
Cek Kesehatan Gratis...
Cek Kesehatan Gratis untuk Anak-anak Yayasan Tunas Mulia Bantar Gebang
8 Juta Masyarakat Ikut...
8 Juta Masyarakat Ikut Cek Kesehatan Gratis, 3 Penyakit Ini Paling Banyak Ditemukan
Cara Daftar Cek Kesehatan...
Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis di Aplikasi dan Offline
Kuota Cek Kesehatan...
Kuota Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Dibatasi 30 Orang per Hari
Antusiasme Murid MIN...
Antusiasme Murid MIN 8 Jaksel Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Partai Perindo Apresiasi...
Partai Perindo Apresiasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
6 jam yang lalu
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
6 jam yang lalu
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
6 jam yang lalu
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
8 jam yang lalu
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
9 jam yang lalu
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
10 jam yang lalu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved