Dipukuli Orang Tak Dikenal, Manajer PSS Sleman Lapor ke Polda DIY
Minggu, 23 Juni 2019 - 00:19 WIB
Dipukuli Orang Tak Dikenal, Manajer PSS Sleman Lapor ke Polda DIY
A
A
A
SLEMAN - Manajer PSS Sleman U-16, Yohanes Sugianto mendatangi Mapolda DIY pada Sabtu (22/6/2019) untuk melaporkan kasus pemukulan terhadapnya yang terjadi pada Jumat, 21 Juni 2019 kemarin. Sejumlah orang tak dikenal memukuli Yohanes usia pertandingan antara PSS Sleman vs FC Bhayangkara di Stadion Maguwoharjo, Depok, Sleman.
Akibat aksi pemukulan tersebut, Yohanes mederita luka pinggang dan telinga.
Yohanes mengatakan, saat itu dirinya sedang berbincang dengan dengan pengurus PSS di ruang steril. Kemudian beberapa orang yang tidak menggunakan ID Card datang ke tempat itu.
"Salah seorang dari mereka memukul pinggang hingga membuat saya terjatuh," kata Yohanes saat dihubungi pada Sabtu (22/6/2019). Yohanes menuturkan, pemukulan tidak hanya sekali, sebab saat bangkit dan mengajak berbicara dengan mereka, dari sisi kanan ada pelaku lain yang kembali memukulnya di bagian telinga.
Insiden tersebut berlangsung cepat dan kemudian dilerai beberapa orang di sekitar lokasi kejadian.“Saya sudah lapor insiden tersebut ke Polda DIY,” ucapnya. Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Polda DIY terkait laporan korban.
Akibat aksi pemukulan tersebut, Yohanes mederita luka pinggang dan telinga.
Yohanes mengatakan, saat itu dirinya sedang berbincang dengan dengan pengurus PSS di ruang steril. Kemudian beberapa orang yang tidak menggunakan ID Card datang ke tempat itu.
"Salah seorang dari mereka memukul pinggang hingga membuat saya terjatuh," kata Yohanes saat dihubungi pada Sabtu (22/6/2019). Yohanes menuturkan, pemukulan tidak hanya sekali, sebab saat bangkit dan mengajak berbicara dengan mereka, dari sisi kanan ada pelaku lain yang kembali memukulnya di bagian telinga.
Insiden tersebut berlangsung cepat dan kemudian dilerai beberapa orang di sekitar lokasi kejadian.“Saya sudah lapor insiden tersebut ke Polda DIY,” ucapnya. Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Polda DIY terkait laporan korban.
(whb)