Gelombang Tinggi Masih Intai Perairan Selatan Jateng

Minggu, 16 Juni 2019 - 10:48 WIB
Gelombang Tinggi Masih...
Gelombang Tinggi Masih Intai Perairan Selatan Jateng
A A A
CILACAP - Gelombang laut hingga empat meter masih mengancam sejumlah perairan selatan Jawa Tengah. Seluruh aktivitas pelayaran di perairan tersebut diimbau untuk selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Cilacap kembali merilis informasi peringatan dini gelombang tinggi. Peringatan itu berlaku 16-19 Juni 2019 pukul 07.00 WIB.

"Terdapat pola sirkulasi angin di Perairan Kalimantan Barat dan Papua Barat. Pola angin di wilayah utara ekuator umumnya dari selatan hingga barat dengan kecepatan 4 - 20 knot, sedangkan di wilayah selatan ekuator umumnya dari Timur-Tenggara dengan kecepatan 4-25 knot," kata Prakirawan BMKG, Feriharti Nugrohowati, Minggu (16/6/2019).

Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan utara Sabang, perairan selatan Banten hingga Jawa Barat, Laut Maluku, Perairan Halmahera, Perairan Sorong, Raja Ampat, Perairan utara Papua Barat hingga Papua dan Laut Arafuru. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

"Tinggi gelombang 2,5-4 meter berpeluang terjadi di perairan selatan Cilacap, perairan selatan Kebumen, perairan selatan Purworejo, perairan selatan Yogyakarta, Samudra Hindia Selatan Cilacap, Samudra Hindia Selatan Kebumen, Samudra Hindia Selatan Purworejo, Samudra Hindia Selatan Yogyakarta," beber dia.

Untuk itu perlu diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter), kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter), kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter).

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pungkasnya.
(whb)
Berita Terkait
Peringatan Gelombang...
Peringatan Gelombang Tinggi Pantai Padang
Gelombang Tinggi, Nelayan...
Gelombang Tinggi, Nelayan Kenjeran Surabaya Memilih Tidak Melaut
Diterjang Banjir Rob,...
Diterjang Banjir Rob, PKL Kenjeran Park Tutup
BMKG Peringatkan Gelombang...
BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi 4 Meter di Sejumlah Perairan
Ombak 4 Meter Hantam...
Ombak 4 Meter Hantam Pantai Baron, Lima Kapal Nelayan Rusak
Ngeri, Ombak Besar Terjang...
Ngeri, Ombak Besar Terjang Pesisir Manado, Pusat Perbelanjaan Tergenang Air Laut
Berita Terkini
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
10 menit yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
58 menit yang lalu
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
1 jam yang lalu
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
2 jam yang lalu
Pengemudi yang Tutup...
Pengemudi yang Tutup Pelat Nomor Ditindak Pakai Hunting System
3 jam yang lalu
Peluang Besar, Sandiaga...
Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
3 jam yang lalu
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved