Bantuan Warga untuk Pengungsi Bentrok di Buton Sultra Terus Berdatangan

Jum'at, 07 Juni 2019 - 09:56 WIB
Bantuan Warga untuk...
Bantuan Warga untuk Pengungsi Bentrok di Buton Sultra Terus Berdatangan
A A A
BUTON - Ratusan warga pengungsi bentrokan antar Desa Gunung Jaya dan Sampoabalo, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Sulawesi tenggara (Sultra) masih bertahan di tiga desa di Kecamatan Pasarwajo. Pemerintah setempat telah membuat dapur umum.

Seperti diketahui, dua hari pasca bentrokan antar desa menyebabkan 87 rumah hangus terbakar. Para pengungsi masih bertahan di rumah-rumah warga di sejumlah desa di Kecamatan Pasarwajo.

Sebelumnya warga juga telah membuat dapur umum hasil swadaya masyarakat untuk kebutuhan pengungsi. Selain itu, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buton juga membuat dapur umum di sejumlah lokasi.

Pemerintah Kabupaten Buton juga telah mendistribusikan bantuan khususnya sembako di sejumlah desa yang terdapat para penggungsi.

"Kita sudah berkoordinasi dengan semua pihak, camat dan kepala desa. Sekarang kita melakukan pendataan untuk meberi suplai bantuan darurat sementara," Bupati Buton La Bakry sebelumnya.

Umumnya para pengungsi didominasi oleh perempuan dan anak kecil serta para orang tua. Sedangkan anak muda khususnya laki-laki masih bertahan di Desa Gunung Jaya untuk menjaga kampung mereka.

Warga masih trauma atas insiden pembakaran rumah mereka. Tidak banyak harta benda yang bisa diselamatkan karena saat kejadian mereka langsung lari ke hutan.

"Kami mengungsi di sini ada 4 rumah tangga, ada empat anak kecil. Rumah dan pondok saya dua dibakar, meraka datang dengan membawa senjata tajam. Karena takut kita lari," ujar La Sieri, warga pengungsi Desa Gunung Jaya.

Saat ini bantuan dari warga juga terus berdatangan di lokasi pengungsian, bantuan yang banyak masuk di posko pengungsian utamanya sembako. Selain itu pakaian, selimut dan uang tunai sesuai kebutuhan para pengungsi.

Tim dari Tagana Buton pun saat ini masih terus melakukan pendataan terhadap para pengungsi. Informasi terakhir di lokasi bentrok belum sepenuhnya kondusif. Aparat kepolisian dan TNI masih terus berjaga-jaga. Dua orang dilaporkan meninggal dunia, sedangkan delapan lainnya mengalami luka.
(kri)
Berita Terkait
Rampas Sepeda Motor...
Rampas Sepeda Motor Picu Tawuran Antar 2 Kelompok Pemuda di Medan
Remaja 15 Tahun Korban...
Remaja 15 Tahun Korban Tawuran di Makassar Terkena Anak Panah di Dada
Tragis, 37 Warga Pubabu...
Tragis, 37 Warga Pubabu Besipae Diserang Warga Desa Tetangga
Breaking News! Abepura...
Breaking News! Abepura Papua Mencekam 2 Kelompok Warga Bentrok Terdengar Suara Tembakan
Cegah Bentrok, Bupati...
Cegah Bentrok, Bupati Tapsel Minta Jajarannya Peka Situasi Keamanan
Bentrok Antar Warga...
Bentrok Antar Warga 2 Desa di Tapsel: 3 Orang Luka Tembak Senapan Angin
Berita Terkini
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
47 menit yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
1 jam yang lalu
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
1 jam yang lalu
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
1 jam yang lalu
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
2 jam yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved