Jatuh Korban Tewas, GNKR Minta Polisi Tak Represif kepada Rakyat

Rabu, 22 Mei 2019 - 18:25 WIB
Jatuh Korban Tewas,...
Jatuh Korban Tewas, GNKR Minta Polisi Tak Represif kepada Rakyat
A A A
JAKARTA - Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) melakukan konferensi pers menyikapi bentrok massa dengan aparat kepolisian di Tanah Abang, Jakarta Pusat. GNKR mendesak pemerintah mengusut tuntas insiden yang menewaskan enam orang dan melukai ratusan warga lainnya.

Koordinator Lapangan GNKR, Jumhur Hidayat mendesak pemerintah mengusut tuntas demonstran yang meninggal dalam bentrok dengan polisi di Tanah Abang, semalam.

"Pertama, kami minta pemerintah usut buat tim pencari fakta adanya yang masa aksi yang meninggal dunia," kata Jumhur di Rumah Perjuangan Prabowo-Sandiaga, di Menteng, nomor 36, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019).

Meskipun banyak korban berjatuhan, pihaknya akan tetap melakukan aksi di depan kantor Bawaslu dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) meski semalam masa dan polisi telah terlibat bentrok.

"Kami akan tetap melakukan aksi yang damai bahkan super damai. Dan tanpa kekerasan bersama rakyat di seluruh Indonsesia khususnya di Jakarta sebagai bentuk perjuangan penegakan keadilan dan menolak pemilu curang terstruktur, sistematis, masif, dan brutal," tambah Jumhur

Ia juga meminta kepolisian agar menghentikan sikap represif terhadap masa aksi yang melakukan hak sebagai warga Indonesia dalam menyampaikan pendapat.

"Meminta kepada aparat tidak berlaku represif kepada rakyat yang akan memperjuangkan hak konstitusionalnya. Serta tidak menghalang halnagi masyarakat datang dari luar kota untuk menyampaikan aspirasinya," terangnya.

Terakhir, Jumhur meminta pula pemerintah untuk turut mengusut dengan membentuk tim pencari fakta dalam kasus meninggal massal ratusan petugas KPPS dalam pemilu serentak 2019.

"Kami desak kepada pemerintah membentuk tim pencari fakta mengusut kematian masal yang menyangkut kurang lebih petugas KPPK dan ribuan yang dirumah sakit dan memberikan izin untuk autopsi para korban," tutup Jumhur.
(ysw)
Berita Terkait
PSBB Bodebek Diperpanjang...
PSBB Bodebek Diperpanjang hingga 22 Mei
Kegagalan Negara Mengungkap...
Kegagalan Negara Mengungkap Dalang Kerusuhan di Indonesia
Ingat! 22 Mei 2020,...
Ingat! 22 Mei 2020, ASN Tetap Masuk Kerja
Kementerian Agama: Isbat...
Kementerian Agama: Isbat Awal Syawal Digelar 22 Mei 2020
Akhirnya Film Legenda...
Akhirnya Film Legenda Petualang Herman Lantang Diputar 22 Mei
Menag: Sidang Isbat...
Menag: Sidang Isbat Awal Syawal 1441H Digelar 22 Mei
Berita Terkini
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
28 menit yang lalu
Gubernur Riau Nonaktif...
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan PUPR
1 jam yang lalu
SMP IL Kapten Fatubaa...
SMP IL Kapten Fatubaa NTT Raih Juara Utama di Kompetisi AIA Healthiest Schools 2026
1 jam yang lalu
Mobil Maung Tabrak Rambu...
Mobil Maung Tabrak Rambu di Tol Dalam Kota, Begini Kronologinya
1 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong Jaktim, Diduga Kehabisan Napas
3 jam yang lalu
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
3 jam yang lalu
Infografis
7 Artis Jadi Korban...
7 Artis Jadi Korban Kebakaran Los Angeles, Dalyce Curry Tewas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved