Dampak Ricuh, Stasiun Tanah Abang dan Palmerah Ditutup

Rabu, 22 Mei 2019 - 11:36 WIB
Dampak Ricuh, Stasiun...
Dampak Ricuh, Stasiun Tanah Abang dan Palmerah Ditutup
A A A
JAKARTA - Kericuhan yang terjadi di kawasan Tanah Abang membuat dua stasiun Commuter Line, yakni Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Palmerah tutup total. Dua stasiun terpaksa ditutup lantaran sempat terjadi hujan batu.

Akibat kejadian itu, para penumpang KRL bersembunyi di stasiun, mereka ketakutan untuk keluar. Sebab di luar stasiun, kericuhan dan perang antar batu terlihat.

“Tadi sempat ketahan beberapa jam sebelum akhirnya di bantu satpam keluar dari stasiun,” kata Yanti (35) penumpang stasiun, Rabu (22/5/2019).

Di Tanah Abang sendiri kondisi mencekam terlihat. Bentrokan kecil terlihat, hujan batu memenuhi kawasan itu. Hingga akhirnya membuat barikade polisi menutup kawasan tanah abang. (Baca: Jatibaru Kembali Memanas, Polisi Berusaha Halau Massa )

Vice President Coorporate Communication PT KCI, Anne Purba membenarkan hal itu, menurutnya saat ini. Stasiun Tanah Abang dan Palmerah ditutup sementara. Rekayasa dilakukan.

“Dengan rekayasa ini untuk sementara KRL dari arah Stasiun Rangkas Bitung - Maja - Parung Panjang - Serpong tidak melayani naik turun pengguna di Stasiun Palmerah dan Stasiun Tanah Abang. Sementara itu KRL loop line relasi Bogor - Depok - Nambo – Duri - Jatinegara hanya beroperasi hingga Stasiun Manggarai,” ucapnya.

PT KCI, lanjut Anne memohon maaf atas rekayasa pola operasi dan pelayanan yang berlaku sementara ini. Rekayasa tersebut perlu diambil setelah mempertimbangkan perkembangan situasi di sekitar Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Palmerah.

“Langkah ini juga diambil karena KCI mengutamakan keselamatan para pengguna KRL,” tambahnya.

Karena itu, PT KCI menyarankan para pengguna dari arah Rangkas Bitung - Maja - Parung Panjang - Serpong untuk turun di stasiun selain Palmerah maupun Tanah Abang.

Sementara para pengguna KRL loop line yang bertujuan Stasiun Sudirman, Karet, Tanah Abang, Angke, Kampung Bandan hingga Jatinegara kami himbau untuk dapat menggunakan moda transportasi alternatif lain.
(ysw)
Berita Terkait
Catat! 6-17 Mei Jam...
Catat! 6-17 Mei Jam Operasional Commuter Line Hanya Sampai Pukul 20.00 WIB
6-17 Mei, KRL Commuter...
6-17 Mei, KRL Commuter Line Tidak Melayani Penumpang di 4 Stasiun Ini
Penumpang Kereta Terjebak...
Penumpang Kereta Terjebak 1 Jam di Stasiun Tanah Abang Imbas Demo di DPR
Mulai 6-17 Mei 2021,...
Mulai 6-17 Mei 2021, KRL Commuter Beroperasi Sampai Pukul 20.00 WIB
Catat! Begini Perubahan...
Catat! Begini Perubahan Pola Operasi KRL Commuter Mulai Besok 28 Mei 2022
Besok Malam, 70 Perjalanan...
Besok Malam, 70 Perjalanan KRL Commuter Line Dibatalkan
Berita Terkini
MNC Peduli Salurkan...
MNC Peduli Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Kemayoran
13 jam yang lalu
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
13 jam yang lalu
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Saksi Sebut SK Plt Maluku Cacat Hukum
13 jam yang lalu
PNM Komitmen Hadirkan...
PNM Komitmen Hadirkan Layanan Berlandaskan Keadilan Sosial
14 jam yang lalu
Rano Karno Apresiasi...
Rano Karno Apresiasi Perbaikan Saluran Air di Lenteng Agung Kelar 5 Hari, Jalan Arah Depok Bisa Dilalui
17 jam yang lalu
Sengketa Satuan Pendidikan...
Sengketa Satuan Pendidikan Tuntas, UIN Jakarta: Proses Integrasi Disepakati Bersama
17 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved