Jaga Subak Jatiluwih, Bupati Tabanan Segera Bentuk Badan Pengelola WBD

Selasa, 21 Mei 2019 - 21:57 WIB
Jaga Subak Jatiluwih,...
Jaga Subak Jatiluwih, Bupati Tabanan Segera Bentuk Badan Pengelola WBD
A A A
TABANAN - Bupati Tabanan Bali, Ni Putu Eka Wiryastuti menghadiri Rapat Kordinasi dalam rangka membetuk Badan Pengelola Warisan Budaya Dunia (WBD) di Kementerian Kordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Jakarta, Selasa (21/5/2019). Bupati Eka berkomitmen akan segera membentuk WBD.

Acara itu dihadiri Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Kemendikbud, Najamuddin Ramly, Deputi Bidang Kordinasi dan Kebudayaan, Nyoman Shuida dan Asisten Deputi Warisan Budaya, Pamuji Lestari. (Baca Juga: Bupati Tabanan Jadi Pembicara di Kartini 4.0 Indosat Ooredoo)

"Saat ini belum ada payung hukum untuk Badan Pengelola WBD Jatiluwih. Untuk saat ini status Jatiluwih adalah situs cagar budaya yang berlandaskan Undang-Undang No 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Kami akan segera berkordinasi dengan Provinsi Bali, Kemenko PMK, Kemendikbud, Bappenas, Kementan, KemenPUPR, dan intansi terkait lannya untuk membentuk Badan Pengelola WBD tersebut. Kami juga akan merubah statusnya menjadi kawasan cagar budaya. Nantinya Badan Pengelola WBD akan dikomando oleh Gubernur Bali atas dasar SK dari Kemenko PMK," ujar Bupati Eka dalam keterangan persnya, Selasa (21/5/2019).

Dia memaparkan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai program untuk mensejahterakan petani Jatiluwih. "Kami tidak menerima dana apapun dari UNESCO sebagai pemberi status WBD. Namun kami terus berusaha untuk mensejahterakan petani kami," jelas Bupati Eka.

Adapun program yang akan dilakukan adalah pembebasan pajak bumi bangunan kepada para petani. Memberikan susidi bibit dan pupuk, asuransi jika terjadi gagal panen. Kemudian emberikan pelatihan untuk mengolah hasil pertanian, membeli hasil pertanian dengan harga yang tinggi. Pemberian asuransi kesehatan dan santunan kematian serta program pro petani lainnya.

"Lahan pertanian di Jatiluwih pun dilindungi oleh Perda Nomor 6 Tahun 2014 tentang kawasan jalur hijau, perbup Nomor 27 tahun 2011 tentang penetapan sawah berkelanjutan sebagai sawah abadi, Perbup Nomor 34 Tahun 2011 tentang penetapan kawasan pelestarian warisan budaya," terangnya.

Bupati Eka menjelaskan Jatiluwih memiliki saluran irigasi yang sangat baik. "Sejak 2012 kawasan Jatiluwih telah dijadikan Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO. UNESCO menetapkan Jatiluwih karena dianggap memiliki kebudayaan untuk menjaga tata kelola persawahan dengan sangat baik, dan sulit dipertahankan di zaman sekarang," tutur Bupati Eka.

Eka berharap kontribusi dari semua elemen masyrakat. Sebab Pemerintah Kabupaten Tabanan tidak dapat berjalan sendiri.

"Saya di sini mewakili masyarakat Tabanan mengharapkan dukungan dari semua masyarakat Indonesia, karena Jatiluwih adalah wajah Indonesia di mata dunia," tutup Bupati Eka.
(rhs)
Berita Terkait
Agrowisata Kopi dan...
Agrowisata Kopi dan Cengkeh Tabanan Berpotensi Sedot Wisatawan
Raih WTP 6 Kali secara...
Raih WTP 6 Kali secara Berturut, Pemkab Tabanan dapat Plakat-Piagam Penghargaan Pemerintah RI
Menjelajahi Keindahan...
Menjelajahi Keindahan Alam dan Spot Instagramable di Blooms Garden Tabanan Bali
KPK Bidik Para Penikmat...
KPK Bidik Para Penikmat Uang Korupsi Dana Insentif Daerah Tabanan Bali
Tanggulangi Covid-19,...
Tanggulangi Covid-19, Pemkab Tabanan Butuh Dana Rp100 Miliar Lebih
Sopir dan Kernet Bus...
Sopir dan Kernet Bus Maut di Tabanan Bali Langsung Ditahan
Berita Terkini
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
2 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
3 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
3 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
4 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
4 jam yang lalu
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
4 jam yang lalu
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved