Ina Yuniarti, Perekam Video Ancam Jokowi Ditahan Polisi di Sel Khusus

Jum'at, 17 Mei 2019 - 10:48 WIB
Ina Yuniarti, Perekam...
Ina Yuniarti, Perekam Video Ancam Jokowi Ditahan Polisi di Sel Khusus
A A A
JAKARTA - Setelah menjalani pemeriksaan Kamis kemarin, polisi langsung menahan Ina Yuniarti, perekam video pria yang mengancam memenggal Presiden Joko Widodo. Ina Yuniarti ditahan polisi hingga 20 hari ke depan.

"Kami tahan untuk 20 hari pertama. Kami perpanjang sesuai ketentuan nantinya," ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya (PMJ), AKBP Jerry Siagian, saat dikonfirmasi, Jumat (17/5/2019). (Baca: Ancam Penggal Kepala Jokowi, Warga Palmerah Diringkus di Bogor)

Menurut dia, Ina sudah dijebloskan ke tahanan Polda Metro Jaya sebagaimana yang dilakukan polisi terhadap Hermawan Susanto. Adapun Hermawan merupakan orang yang melakukan pengancaman itu kepada Jokowi. (Baca juga: Pengancam Penggal Kepala Jokowi Akan Menikah Usai Idul Adha)

"Ditahan di Dit Tahti Polda Metro. Di sana sama dengan HS, tapi berbeda ruangan ya, Ina di tempat (sel) khusus perempuan," tuturnya.

Ina ditangkap polisi di rumahnya Grand Residence City, Cluster Prapanca 2, Bekasi, Jawa Barat. Kepada polisi Ina mengakui kalau dirinyalah orang yang telah merekam dan menyebarkan video pengancaman tersebut melalui WhatsApp. (Baca: Perekam Video Penggal Kepala Jokowi Diciduk di Bekasi)

Ina dijerat polisi pasal berlapis, yakni Pasal 104 KUHP, Pasal 110 junto Pasal 104 KUHP, Pasal 27 ayat 4 junto Pasal 45 ayat 1 UU Nomor 19/2016 Perubahan Atas UU Nomor 11/2008 tentang ITE, dengan ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara.
(thm)
Berita Terkait
Semangat Revisi UU ITE...
Semangat Revisi UU ITE Harus Kedepankan Rasa Keadilan
4 Kementerian Lembaga...
4 Kementerian Lembaga Teken SKB Revisi Terbatas UU ITE
Banyak Pasal Multitafsir,...
Banyak Pasal Multitafsir, Pemerintah Didesak untuk Revisi UU ITE
Revisi UU ITE Tak Perlu...
Revisi UU ITE Tak Perlu Perppu, Pengamat: Ketidakadilan Itu Bersumber dari Aparat Penegak Hukum
Tim Kajian UU ITE Minta...
Tim Kajian UU ITE Minta Pendapat Anita Wahid hingga Deddy Corbuzier
Pemerintah Dinilai Tak...
Pemerintah Dinilai Tak Serius Cabut Akar Masalah UU ITE
Berita Terkini
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
1 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
2 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
2 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
3 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
4 jam yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
Kebakaran Baru di Los...
Kebakaran Baru di Los Angeles, Trump Justru Ancam Hentikan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved