Pemkot Bekasi Temukan Sarden dan Susu Tidak Layak Jual di Mal

Senin, 13 Mei 2019 - 17:18 WIB
Pemkot Bekasi Temukan...
Pemkot Bekasi Temukan Sarden dan Susu Tidak Layak Jual di Mal
A A A
BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menemukan menemukan sejumlah makanan kaleng berupa sarden dan susu dalam kondisi tidak layak jual atau rusak kemasannya. Hal itu terungkap saat inspeksi mendadak ke salah satu pusat perbelanjaan grosir di Jalan Ahmad Yani Nomor 18, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (13/5/2019).

Sidak itu dilakukan Dinas Kesehatan dan Dinas Ketahanan Pangan Kota Bekasi."Kita temukan ada makanan kaleng tidak layak jual dan rusak kemasannya," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati kepada wartawan saat sidak paada Senin siang.

Menurut Tanti, temuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan membuat berita acara pemeriksaan (BAP). Dalam BAP itu dinas meminta kepada manajemen pusat perbelanjaan grosir untuk melakukan retur atau pengembalian barang ke pihak penyuplai. Bahkan, ada beberapa kaleng dalam kondisi penyok sehingga tidak layak jual dan harus diretur kembali.

Tidak hanya tampilan fisik, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap masa kedaluwarsa produk tersebut. Sejauh ini, petugas tidak menemukan produk yang dijual telah melewati masa kedaluwarsa."Kami lakukan sidak untuk menekan potensi adanya makanan kemasan yang dijual tidak memenuhi standar," katanya.

Sementara dalam sidak yang dilakukan ini, pihaknya menerjunkan belasan petugas dari UPTD POM Dinkes Kota Bekasi. Untuk memperkuat pengawasan, pihaknya menggandeng Dinas Ketahanan Pangan untuk melihat kelayakan makanan segar yang disajikan kepada masyarakat, apalagi pada bulan Ramadhan konsumsi masyarakat meningkat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bekasi, Alexander Zulkarnaen menambahkan, petugas melakukan pengecekan terhadap sejumlah produk mulai dari sayuran, buah-buahan hingga daging yang dijual. Guna memperkuat hasil sidak itu, petugas juga mengambil sejumlah sampel sayuran yang nantinya akan diuji laboratorium.

"Bila ditemukan adanya indikasi pelanggaran, kami akan melakukan pembinaan sekaligus surat peringatan ke pihak yang bersangkutan," katanya. Menurut dia, sidak ini dilakukan sebagai kontrol pemerintah daerah terhadap produk makanan dan minuman kepada masyarakat selama Ramadhan hingga Lebaran.
(whb)
Berita Terkait
Lomba Kreasi Makanan...
Lomba Kreasi Makanan Etnik Meriahkan Hari Jadi Ke-26 Kota Bekasi, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Pemkot Salatiga Gelar...
Pemkot Salatiga Gelar Razia Makanan dan Minuman di Pasar
Tim PKK Bekasi Utara...
Tim PKK Bekasi Utara Juara Lomba Kreasi Makanan Etnik
Ketua DPD Minta Masyarakat...
Ketua DPD Minta Masyarakat Waspadai Makanan Berformalin Jelang Idul Fitri
Jokowi Nyaris Santap...
Jokowi Nyaris Santap Makanan Berformalin, Begini Kata Wakil Gubernur NTT
Awas! Makanan Berformalin...
Awas! Makanan Berformalin dan Pakai Pewarna Tekstil Ditemukan di Banyumas
Berita Terkini
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
16 menit yang lalu
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
42 menit yang lalu
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
2 jam yang lalu
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
2 jam yang lalu
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
8 jam yang lalu
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
9 jam yang lalu
Infografis
7 Gejala Awal Penyakit...
7 Gejala Awal Penyakit Ginjal yang Terlihat di Kaki dan Tangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved