Pengunjuk Rasa Bereaksi Saat Polisi Berpeci Ikut Berjaga di Depan Bawaslu
Jum'at, 10 Mei 2019 - 14:45 WIB
Pengunjuk Rasa Bereaksi Saat Polisi Berpeci Ikut Berjaga di Depan Bawaslu
A
A
A
JAKARTA - Massa di depan Gedung Bawaslu RI sontak bergemuruh setelah puluhan polisi nampak keluar dari gedung Bawaslu dengan menggunakan peci dan sorban putih yang menyelimuti seragam dinasnya.
Awalnya massa mengira itu adalah kawan mereka yang diperbolehkan masuk kedalam. Namun setelah massa melihat seragamnya, sontak massa meneriaki anggota polisi berpakaian lebih agamis itu. (Baca: 8.942 Personel Gabungan Akan Amankan Aksi Unjuk Rasa di Bawaslu dan KPU )
"Gak pantes, copot," sorak massa didepan Gedung Bawaslu, Jakarta, Jumat (10/5/2019).
Polisi yang berpakaian agamis itu juga berbarengan bersholawat, dan mendapat respon tidak mengenakan. Lantaran polisi dianggap mengganggu massa yang sedang berorasi."Kalian jangan mau di adu domba dengan kami pak," teriak massa.
Hingga saat ini, massa terus berdatangan ke depan Gedung Bawaslu. Mereka ingin menyuarakan terkait kecurangan yang terjadi pada pemilu 2019.
Awalnya massa mengira itu adalah kawan mereka yang diperbolehkan masuk kedalam. Namun setelah massa melihat seragamnya, sontak massa meneriaki anggota polisi berpakaian lebih agamis itu. (Baca: 8.942 Personel Gabungan Akan Amankan Aksi Unjuk Rasa di Bawaslu dan KPU )
"Gak pantes, copot," sorak massa didepan Gedung Bawaslu, Jakarta, Jumat (10/5/2019).
Polisi yang berpakaian agamis itu juga berbarengan bersholawat, dan mendapat respon tidak mengenakan. Lantaran polisi dianggap mengganggu massa yang sedang berorasi."Kalian jangan mau di adu domba dengan kami pak," teriak massa.
Hingga saat ini, massa terus berdatangan ke depan Gedung Bawaslu. Mereka ingin menyuarakan terkait kecurangan yang terjadi pada pemilu 2019.
(ysw)